oleh

Sah! Gubernur Jabar Lantik Muhammad Idris – Imam Budi Hartono Jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok

POSKOTA. CO – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil secara resmi melantik Wali Kota Mohammad Idris dan Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono di Bandung bersama Bupati dan Wakil Bupati Karawang, Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, serta Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran dengan mengikuti protokol kesehatan dilakukan di Gedung Merdeka, Bandung.

“Saya percaya bahwa saudara saudari akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggungjawab yang diberikan. Semoga Allah SWT membimbing saudara saudari, atas nama Presiden Republik Indonesia Gubernur Jawa Barat,” kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat pelantikan, Jumat (26/2/2021).

Dirinya berharap semua janji dan program kerja lima tahun ke depan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan pelantikan untuk Wali Kota Depok Mohammad Idris yang didampingi istri Elly Farida dilakukan langsung di Gedung Merdeka Bandung untuk Wakil Wali Kota Imam Budi Hartono yang masih dalam kondisi isolasi mandiri karena positif Covid-19 dilakukan secara virtual di RSUD Depok.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Depok, Sidik Mulyono, menambahkan dengan dilantiknya Wali Kota Mohammad Idris dan Wakil Wali Kota Imam Budi Hartono tentunya resmi menjabat sebagai Wali dan Wakil Wali Kota Depok untuk lima tahun ke depan atau oeriode 2021-2026.

Ke dua pemimpin Kota Depok siap melaksanakan lima visi dan misi yang telah diprogram agar Kota Depok yang maju, berbudaya dan sejahtera antara lain meningkatkan pembangunan infrastruktur berbasis teknologi dan berwawasan lingkungan, meningkatkan tata Kelola pemerintahan dan pelayanan public yang modern dan partisipatif, mewujudkan masyarakat yang religius dan berbudaya berbasis kebhinekaan dan ketahanan keluarga, mewujudkan masyarakat yang sejahtera, mandiri dan berdaya saing dan mewujudkan kota yang sehat, aman, tertib dan nyaman.

Termasuk sepuluh janji kampanye seperti dana Rp 5 miliar per kelurahan, ciptakan 5.000 pengusaha/start-up baru dan 1.000 perempuan pengusaha, insentif guru honorer dan guru swasta, Alun-alun dan taman hutan kota di wilayah barat, Insentif pembimbing rohani, Insentif RT, RW, LPM, Pusat olahraga dan UMKM, WiFi gratis untuk masyarakat, Sekolah/madrasah negeri per kecamatan dan Posyandu/posbindu di setiap RW., katanya. (anton/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *