POSKOTA.CO – Seorang ibu setengah baya warga Petamburan mengungkapkan kesedihannya kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta dari Komisi E Partai Nasdem M. Hariadi Anwar di acara kegiatan Reses dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat tahun ke 3 tahun 2023 berlangsung di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Rumah Susun (Rusun) Petamburan, Jalan Administrasi Negara II, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (27/9/2023).
“Anak saya ijazah tidak bisa diambil pak karena belum membayar uang sekolah di SMK Muhamadiyah 5, Benhil Tanah Abang,” ungkap Kartini ibu dari putra yang bernama Wahid Amarudin.
Kartini mengatakan, uang bayaran sekolah di SMK Muhamadiyah kurang lebih Rp. 6 juta yang harus dibayarkan baru bisa mengambil ijazahnyal,” ucapnya dengan nada terbata-bata mengungkapkan kesedihannya di acara reses.Sementara itu, M. Hariadi Anwar anggota DPRD Komisi E DKI Jakarta mengatakan, informasi tentang ijazah tertahan di pihak sekolah swasta.
Menurut dia, kejadian tentang ijazah itu tertahan ini bermacam-macam kasus, padahal ibu murid itu punya Kartu Jakarta Pintar (KJP) untuk membantu kebutuhan sekolah, namun dipergunakan untuk keperluan lain.
Menurutnya, informasi dari Dinas Pendidikan kenyataannya begitu banyak sekolah-sekolah swasta yang ijazahnya tertahan karena tertunggak karena tidak dibayar. Kalau itu tidak dibayar pihak sekolah swasta tidak punya pemasukan.
“Kebanyakan ijazah yang tertahan itu di sekolah swasta. Jalan solusi dan tengahnya si ibu nya harus negosiasi ke pihak sekolah untuk menanyakan tunggakan utangnya. Nanti dari Dinas pendidikan yang membantu mencari solusinya,” terang Hariadi Anwar kepada Wartawan usai Reses.
Sementara itu, Lurah Petamburan Rian Hermanu menambahkan, dengan adanya kegiatan serap aspirasi dengan anggota DPRD DKI Jakarta ini warga masyarakat khusunya di wilayah Petamburan bisa menyampaikan unek-unek nya dalam kegiatan seperti ini.
Seperti, permintaan, ambulans dan posko Damkar untuk kebakaran di lingkungan, selain itu, ada pertanyaan tentang KJP pangan subsidi, kursi roda, ambulans dan lain-lain. “Kita sebagai pemerintah Kelurahan Petamburan hanya memfasilitasi supaya aspirasi masyarakat dapat terakomodir dan terealisasi pada kegiatan reses anggota Dewan yang baru saja berlangsung,” jelas Rian Hermanu. (van)








Komentar