Gubernur Anies menyampaikan persepsi tentang proklamasi yang dianggap hanya ciptaan mereka yang tergabung dalam BPUPKI dan PPKI yang notabene merupakan kaum terpelajar.
“Peristiwa IKADA menjadi dorongan moral kebangkitan kekuatan rakyat yang menginspirasi kebangkitan rakyat di seluruh Indonesia. Peristiwa November di Surabaya, Palagan Ambarawa, peristiwa Bandung,” ungkap Gubernur Anies dalam video yang ditayangkan di akun resmi YouTube Pemerintah DKI Jakarta.
Lebih lanjut Anies mengatakan, jika anak-anak muda tidak bergerak saat itu maka kemerdekaan mungkin baru diproklamasikan tanggal 24 Agustus, sebagaimana kesepakatan antara pemimpin Indonesia dengan kekuatan kolonial Jepang.
Lebih lanjut Anies mengatakan kemerdekaan kemudian menjadi gerakan yang melibatkan semua elemen masyarakat.
“Ratusan ribu orang berkumpul di pusat Jakarta dan semua menyatakan siap untuk merdeka atau mati jika tidak merdeka,” tutup Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (miv/fs)







Komentar