POSKOTA.CO – Sebagai upaya untuk meminimalisasi tawuran antarpelajar, Pemerintah Kota Tangerang terus menggelar berbagai kegiatan positif untuk para siswa siswi pelajar. Setelah sebelumnya membuat turnamen futsal dan kompetisi sepak bola antarsekolah, Pemerintah Kota Tangerang menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bagi ribuan pelajar SMP se-Kota Tangerang.
Wali Kota Tangerang yang membuka langsung Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) di Batalyon Kavaleri (Yonkav) 9/Satya Dharma Kala (SDK) menyampaikan apresiasinya kepada para pelajar yang telah terpilih untuk menjadi peserta LDK tersebut dan berpesan agar para peserta dapat mengikuti kegiatan pelatihan kepemimpinan tersebut dengan baik.
“Kalau kata anak-anak zaman now nih ya kalian ini adalah ‘the chosen one’ ya bahasa kerennya, kalianlah yang terpilih dari sekian banyak pelajar SMP di Kota Tangerang untuk dapat mengikuti pelatihan ini,” ujar Arief, Selasa (14/2/2023).
Lebih lanjut Arief mengungkapkan, LDK ini bertujuan selain untuk mengasah jiwa kepemimpinan dari para peserta, tetapi juga untuk mengembangkan potensi-potensi dalam diri masing-masing. “Kalian ini dipersiapkan agar nantinya Kota Tangerang dan juga bangsa Indonesia memiliki pemimpin-pemimpin yang sukses dan tentunya berintegritas,” katanya.
“Selain tentunya harus memiliki skill dan wawasan yang luas, potensi-potensi seperti itulah yang harus kalian gali dari dalm diri kalian masing-masing,” tambah Arief, dalam keterangan tertulis yang diterima POSKOTA.CO, Selasa (14/2/2023).
Pada penutup, Arief berharap agar para peserta dapat mengambil ilmu dan pengalaman semaksimal mungkin selama dua hari menjalani pelatihan dasar kepemimpinan tersebut. “Jujur saya iri sama kalian ini karena zaman saya dulu belum ada pelatihan kepemimpinan seperti ini, ini berarti kan kalian sudah kita persiapkan untuk jadi pemimpin di masa depan,” imbuhnya.
“Untuk itu saya harap teman-teman bisa mengambil ilmu dan manfaat dari pelatihan ini agar dapat dijadikan sebagai bekal dalam menyongsong masa depan dan berkontribusi terhadap masyarakat, nusa dan bangsa,” pungkas Arief. (*/imam)







Komentar