POSKOTA.CO – Jakarta Beraksi untuk penanganan kasus stunting yang melibatkan corporate social responsibility (CSR) kembali diluncurkan Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus) bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dan Wanita Buddhis Indonesia berlangsung di, Jalan Mardani Raya RT 001/05, Cempaka Putih Barat, Cempaka Putih, Jumat (8/9/2023).
Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma menerangkan, kegiatan stunting sudah kita lakukan melalui orang tua asuh. Contohnya, Perumda PAM Jaya telah menjadi orang tua asuh di Bendungan Hilir, Green Pramuka di Tanah Tinggi, MNC Group di Kelurahan Galur, Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat di Serdang, dan hari ini Wanita Buddhis Indonesia di Cempaka Putih Barat.
Menurut orang pertama dilimgkungan Pemkot Jakpus, intervensi yang dilakukan di Jakpus menjadikan kasus stunting menurun sehingga, program penanganan bersinergi bersama semua pihak dinilai efektif.
“Kuncinya sudah kita lakukan penanganan stunting bersama-sama melibatkan semua sektor,” ujarnya.
Dia menjelaskan, mekanisme Jakarta Beraksi yaitu dana bantuan dari CSR dikumpulkan ke Baznas Bazis Jakarta Pusat kemudian makanan didistribusikan oleh Kader PKK diawasi oleh masyarakat melalui Ketua RT, dan Ketua RW.
Untuk itu, Dhany mengimbau kepada para orang tua untuk tidak tersinggung apabila balitanya dilaporkan berstatus stunting sebab, semuanya demi kepentingan masa depan bangsa menuju Indonesia emas.
“Jangan diumpetin balitanya, dan jangan malu. Kita melihat ini bukan anak orang lain tapi anak-anak kita, generasi penerus yang membawa negara ini ke arah yang lebih baik menuju tahun 2045 Indonesia Emas. Di mana 70 persennya akan diisi oleh usia produktif,” paparnya. (van/fs)







Komentar