oleh

Langgar PSBB, 11 Tempat Usaha di Jakut Ditutup Sementara

POSKOTA.CO – Sebanyak sebelas tempat usaha di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara ditutup sementara. Penutupan ini dilakukan sejak penerapan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi DKI Jakarta, Senin (14/9) lalu.

Komandan Satpol PP Kecamatan Tanjung Priok Evita mengakui selama PSBB ini pihaknya menutup sementara sebelas tempat usaha. Hal ini dilakukan karena tidak mematuhi peraturan dan dianggap melanggar dalam upaya dalam menyelamatkan warga dari penyebaran Covid-19.

“Total sampai hari ini sudah ada sebelas tempat usaha yang kami tutup sementara. Penutupan ini dilakukan karena melanggar dan tidak mematuhi aturan” kata Evita saat dikonfirmasi, Rabu (23/9).

Dijelaskannya, penutupan sementara tempat usaha tersebut berdasar pada Peraturan Gubernur Nomor 79 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan Dan Pengendalian Covid-19, serta Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomo 33 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan PSBB Dalam Upaya Penanganan Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta.

Sebelas tempat usaha tersebut terbagi dalam beragam jenis usaha mulai dari rumah makan, klinik kecantikan, perkantoran, hingga griya pijat. “Penutupan sementara ini kami lakukan sebagai upaya dalam menyelamatkan masyarakat agar terhindar dari penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Diterangkannya, penutupan sementara dilakukan lantaran pemilik atau pengelola tempat usaha tidak mengindahkan protokol kesehatan, seperti rumah makan yang tidak menyediakan fasilitas wastafel, antrean berjarak, atau masih melayani konsumen untuk dapat makan di rumah makan tersebut.

Sementara itu, Lurah Sunter Agung Danang Wijanarko mengatakan jika pihaknya baru saja melaksanakan monitoring kegiatan usaha di masa PSBB.”Hari ini kami lakukan monitoring pada enam lokasi. Dan ada dua tempat usaha yang kami segel, untuk lainnya sudah sesuai dan menjalankan protokol kesehatan COVID-19,” katanya.

Diterangkan Danang, ketiga tempat usaha tersebut adalah Usaha klinik kecantikan, rumah makan di wilayah Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Disegel oleh petugas gabungan dari Kepolisian, TNI dan Satpol PP Jakarta Utara karena melanggar Peraturan Gubernur nomor 79 & 88 Tahun 2020 tentang perubahan atas Peraturan Gubernur no 33 tahun 2020 tentang pelaksanaan PSBB dan dalam upaya penanganan COVID-19 Provinsi DKI Jakarta,” terangnya.

Selain dua tempat usaha tersebut, pihaknya juga memberikan peringatan pada sebuah swalayan. “Peringatan lantaran pengelola tidak menyiapkan thermogun untuk mengecek suhu tubuh pengunjung yang masuk ke area toko,” ucapnya. (wandhy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *