oleh

Kelurahan Kebon Kacang Kembangkan Budidaya Hidroponik di Lingkungan RW

POSKOTA.CO-Mengembangkan budidaya hidroponik di masa pandemi Covid-19 menjadi primadona di lingkungan untuk ketahanan pangan secara bergotong-royong.

Hal tersebut digelorakan Aparat Sipil Negara (ASN) Kelurahan Kebon Kacang dalam melakukan pembinaan budidaya hidroponik di lingkungan RW 010 Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat,

Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Kebon Kacang, Dwinarti Utami mengatakan, budidaya urban farming atau pemanfaatan lahan untuk hidroponik ini dalam upaya ketahanan pangan di masa pandemi Covid-19.

“Selain tanaman hidroponik, ada budidaya lain yaitu seperti tanaman organik dan juga kolam ikan lele,  serta Bank Sampah yang saat ini sedang dibudidayakan di lahan halaman RW 010 Kebon Kacang, Jalan KH. Mas Mansyur,” kata  Dwinarti Utami saat meninjau di lokasi didampingi Sekretaris Kelurahan (Sekel) Nani dan Sigit Kepala Kampung, Senin (5/4/2021) sore.

Yang paling menarik, kata Dwinarti Utami, pengurus RW 010, memiliki kreasi dan inovatif yaitu mendaur ulang ban-ban truk bekas menjadi tempat duduk dan meja. “Kreasi dan inovatif seperti ini diharapkan dapat dikembangkan atau ditiru dilingkungan RW lainnya,” paparnya.

Sementara itu, Ketua RW 010 Kebon Kacang, Andi Awaluddin menerangkan, sebelum budidaya hidroponik untuk ketahanan pangan di masa pandemi ini. Pada tahun 2018 lalu pengurus RW 010 Rusun Kebon Kacang mengembangkan Gang Hijau dengan Tanaman Obat Keluarga (Toga) yang dikelola bersama dengan tim kebersihan sebagai upaya mewarnai keindahan dan keasrian dilingkungan.

“Pemanfaatan lahan untuk budidaya tanaman dan lain-lain ini berukuran 5 meter x 6 meter dihalaman RW 010 Kebon Kacang, ada tanaman hidroponik, organik, kolam ikan lele dan Bank sampah serta mendaur ulang ban bekas menjadi tempat duduk dan meja.

Nah untuk tanaman hidroponik dan sudah 11 kali panen selama pandemi covid-19,” ujar Andi Awaludin. (van/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *