oleh

Kampung Tangguh Jaya Mendidik Warga Disiplin Prokes Menghadapi Covid-19

POSKOTA.CO–Masyarakat setempat adalah orang yang paling memahami kondisi mereka dan cara berkomunikasi di antara sesama. Masyarakat harus didorong untuk berperan aktif mencegah dan menangani dampak Covid-19 yang ditimbulkan di wilayah tinggal mereka.

Kondisi ini ditindaklanjuti Kapolda Metro Jaya Irjen Dr M. Fadil Imran dengan gagasan mendirikan Kampung Tangguh Jaya. Sebab, untuk menyadarkan masyarakat akan bahaya pandemi Covid-19 harus ada pendampingan.

Warga diajak dan dididik hidup disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes), 3 M (menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak) masa pandemi Corona. Tujuannya agar masyarakat terbiasa hidup disiplin agar terbebas dari ancaman virus asal Wuhan, China.

Menurut Irjen Fadil, Kampung Tangguh Jaya (KTJ) tercetus dari hasil diskusi di dalam kepolisian tentang bagaimana Polri bisa berkontribusi efektif dalam penanganan Covid-19. Strategi dan pendekatan harus memperhatikan kearifan dan kebijaksanaan di tingkat lokal. Begitu kata mantan Kapolda Jawa Timur yang sukses dengan Kampung Tangguh Semeru dalam seminar daring ”Policing in Disaster” pekan lalu.

Kepolisian menurut Fadil Imran memandang pelibatan masyarakat sangat penting dalam menghadapi pandemi Covid-19. Sebab, masyarakat secara langsung berperan sebagai pihak yang terdampak.

Dalam hal ini masyarakat bisa secara lebih efektif mengidentifikasi kebutuhan dan strategi penanganan Covid-19 lantaran lebih mengenal kondisi mereka sendiri. Selain itu, tokoh masyarakat dan pengurus RT dan RW juga paling paham dan mengerti cara berkomunikasi dengan masyarakat.

Makin tinggi literasi masyarakat secara otomatis makin disiplin mereka dan perilakunya bakal sesuai yang diharapkan dalam menjalan prokes dalam kehidupan mereka sehari, baik di lingkungan tempat tinggal mau pun di tempat kerjanya.

Melihat kasus positif Vovid-19 terus meningkat, Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Irjen Fadil Imran beserta polres dan polsek wilayah hukum Polda Metro Jaya memilih sejumlah RW untuk dijadikan Kampung Tangguh Jaya.

Untuk diketahui, pertengahan Januari 2021, jumlah Kampung Tangguh Jaya sudah berdiri di 203 RW. Polisi bekerja sama dengan TNI dan pemerintah daerah mendorong warga di Kampung Tangguh Jaya untuk berdaya menjaga kesehatan dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Kampung Gangguh siap membantu warga yang terpapar Covid-19, serta bergotong royong menekan dampak sosial-ekonomi dari pembatasan kegiatan selama pandemi.

Salah satu target yang ingin digapai Polda Metro Jaya dan jajaran melalui Kampung Tangguh Jaya adalah kesadaran dan kemauan warga ikut dalam kegiatan pengetesan, pelacakan dan perawatan (3T). Sebab, sejumlah warga selama ini dinilai menghindari pengetesan karena takut jika hasil tes menunjukkan mereka terkonfirmasi positif.

Alasannya khawatir tidak bisa beraktivitas karena harus isolasi serta takut distigma negatif. Kini timbul pertanyaan, mengapa Kampung Tangguh Jaya dinilai efektif untuk pengetesan. Jawabannya sangat singkat, karena Ketua RT dan RW paling tahu masyarakatnya, yang bisa mengembangkan basis komunikasi yang terkecil di lingkungannya.

Cara seperti ini dinilai sangat efektif karena warga yang diketahui positif Covid-19 tetapi tanpa gejala bisa segera diminta isolasi sehingga tidak menularkan virus ke orang lain. Sebaliknya, warga yang positif dan bergejala bisa segera dirawat di rumah sakit agar kondisinya tidak memburuk.

Warga Kampung Tangguh Jaya juga didorong untuk mampu menyediakan tempat isolasi mandiri atau setidaknya bergotong royong menyediakan kebutuhan sehari-hari orang tanpa gejala yang isolasi di rumah masing-masing sampai masa karantina dirinya usai.

Langkah ini dinilai oleh Irjen Fadil Imran sangat membantu menurunkan beban para tenaga kesehatan di rumah sakit yang diketahui sejak pandemi Covid-19 melanda Tanah Air mereka sangat kelelahan.

Peran serta Kampung Tangguh Jaya sangat membantu tenaga kesehatan sehingga mereka bisa fokus merawat pasien bergejala karena beban menangani OTG sudah dialihkan ke Kampung Tangguh Jaya.(Omi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *