oleh

Jaga Keamanan Kedepankan Pembinaan: Kiprah Pak Abi di Lapas Pemuda Tangerang

TANGERANG – Di balik tembok tinggi Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang, denyut kehidupan tak pernah berhenti. Ketika sebagian orang terlelap, petugas pengamanan tetap bersiaga memastikan setiap sudut lapas berada dalam kondisi aman, tertib, dan terkendali. Tanggung jawab besar itu kini berada di pundak Nur Abimantrana Pamungkas, atau yang akrab disapa Pak Abi, sejak dipercaya menjabat Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) pada April 2026.

Pria kelahiran Purbolinggo, Jawa Tengah, itu dikenal sebagai sosok yang tegas dalam menjalankan tugas, namun tetap mengedepankan pendekatan humanis. Keramahan dan sikap rendah hatinya membuat Pak Abi tak hanya dihormati jajaran petugas, tetapi juga disegani oleh warga binaan.

Sebagai Kepala KPLP, Pak Abi memimpin seluruh sistem pengamanan di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang. Baginya, keamanan bukan sekadar rutinitas menjaga tembok dan pintu besi, melainkan fondasi utama agar seluruh program pembinaan dapat berjalan dengan baik.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Ketika situasi lapas aman dan tertib, maka seluruh program pembinaan dapat berjalan dengan baik demi mewujudkan warga binaan yang siap kembali ke masyarakat,” ujarnya kepada Poskota Online, Sabtu (1/8/2026).

Sebelum mengemban amanah di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang, Pak Abi bertugas sebagai Kepala Seksi Perawatan di Lapas Kelas I Cipinang. Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga dalam memimpin pengamanan di salah satu lapas dengan jumlah penghuni yang besar di wilayah Banten.

Di bawah kepemimpinannya, razia rutin terus digelar sebagai langkah preventif untuk mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang, seperti telepon seluler, senjata tajam rakitan, hingga benda lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

“Razia bukan sekadar mencari barang terlarang, tetapi menjadi bentuk komitmen kami menjaga integritas, disiplin, dan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman,” katanya.

Meski identik dengan ketegasan, Pak Abi meyakini keberhasilan pengamanan tidak hanya diukur dari disiplin petugas. Menurutnya, suasana lapas yang aman harus mampu menciptakan ruang bagi proses pembinaan agar berjalan maksimal.

“Kami ingin membangun budaya kerja yang profesional, humanis, dan berintegritas. Pengamanan yang baik bukan hanya mencegah gangguan keamanan, tetapi juga memberikan ruang bagi proses pembinaan agar berjalan maksimal,” tuturnya.

Penilaian positif terhadap sosok Pak Abi juga datang dari warga binaan bernama Sarwanto Latif. Menurutnya, Pak Abi merupakan pribadi yang mudah bergaul, rendah hati, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan kerjanya.

“Pak Abi sosok yang baik dan ramah. Banyak warga binaan juga segan kepada beliau karena kepemimpinannya yang tegas, tetapi tetap mengedepankan sisi kemanusiaan,” ujar Sarwanto.

Di balik seragam pengamanan yang dikenakannya, tersimpan tanggung jawab besar menjaga keselamatan petugas, stabilitas lapas, serta keberlangsungan program pembinaan bagi warga binaan. Karena itu, kewaspadaan, disiplin, dan sinergi antarpersonel menjadi prinsip yang terus ditanamkan dalam setiap pelaksanaan tugas.

Dengan pengalaman dan komitmen yang dimilikinya, Nur Abimantrana Pamungkas terus berupaya menjaga Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang tetap aman, tertib, dan kondusif.

“Keamanan bukan sekadar tujuan akhir, melainkan jembatan yang memungkinkan proses pembinaan berjalan efektif sehingga warga binaan memiliki kesempatan untuk kembali ke masyarakat dengan kehidupan yang lebih baik,” tandasnya. (Imam/in)

Jaga Keamanan, Kedepankan Pembinaan, Kiprah Pak Abi, Lapas Pemuda, Tangerang

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *