oleh

HUT Ke-49 PDIP, PAC dan PAR Se-Gunung Putri Gelar Syukuran dan Doa Bersama

POSKOTA.CO – Peringati HUT Ke-49 PDI Perjuangan, Pengurus Anak Cabang (PAC) dan Ranting se-Gunung Putri mengisi dengan makan dan doa bersama.

HUT PDI Perjuangan dengan motto “Bangun Jiwanya, Bangun Badannya untuk Indonesia Raya” ini disambut suka cita.

Ketua PAC Gunung Putri Julianda Efendi bersama seluruh Pengurus Anak Ranting (PAR) Gunung Putri melakukan syukuran di kediaman Ketua Ranting Wanaherang Mulyadi, pada Senin (10/1/2022) malam.

Dalam sambutannya, Julianda menceritakan sejarah partai PDI lahir 10 Januari 1973 yang saat itu masih memakai lambang kepala banteng segi lima. PDI merupakan fusi dari PNI, Partai Murba dan Partai Kristen.

Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang masuk kancah politik di tahun 1986, terus diintimidasi dan dizalimi pada pemerintahan Orde Baru. Puncaknya meletus peristiwa 27 Juli 1998 dengan penyerangan kantor DPP di Jalan Diponegoro, Jakarta.

Pascaperistiwa yang terkenal dengan Kudatuli ini, terjadi reformasi tahun 1999 bersamaan berubah nama dari PDI dengan logo banteng segi lima menjadi PDI Perjuangan dengan logo banteng moncong putih dalam lingkaran.

“Kharisma Bu Mega kuat. Buktinya Pemilu 1999 dimenangkan PDI Perjuangan dengan 33 persen,” kata Julianda, Selasa (11/1/2022), dalam keterangannya.

Julianda meminta semua pengurus partai untuk melakukan konsolidasi organisasi dengan membuat pengurus anak ranting sampai tingkat RW dan membuat KTA (kartu tanda anggota) se-Kecamatan Gunung Putri.

“Dengan berjalannya program diatas, saya menargetkan 25 persen suara diraih,” kata Julianda yang ditemani Ketua Ranting Kranggan Suryana dan Ketua Ranting Cikeas, Gunawan, Harianto, Ketua Ranting Bonongnangka Sutomo, Ketua Ranting Cicadas dan senior partai Suroto Olay. (*/yopi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *