oleh

Diprotes Warga, Proyek Pembangunan Trotoar Jalan Cemara Dibangun Mumbul Kayak Gunung

JAKARTA – Puluhan warga Jalan Cemara RW 03 Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus) protes pembangunan revitalisasi pedestrian atau trotoar proyek Suku Dinas (Sudin) Bina Marga (BM) Jakpus.

Ketua RW 03 Gondangdia, Perry Madjiah membenarkan, warga banyak yang protes akibat proyek pembangunan trotoar itu.

Karena kata Perry, trotoar dibangun terlalu tinggi dan halaman rumah warga lebih rendah. Jika musim penghujan ekstrem, airnya masuk ke dalam rumah warga. “Warga banyak yang nangis dampak trotoar dibangun terlalu tinggi, jadi mumbul seperti gunung. Kalau musim penghujan ekstrem, banjir air nya masuk ke dalam halaman rumah warga. Ini namanya kemunduran. Proyek Pemerintah seperti tidak ada kajiannya,” ungkap Perry Madjiah ditemui di lokasi, Senin (10/11/2025).

Selain itu, tambah Perry, keluhan  lain yakni kendaraan mobil warga saat masuk dan keluar rumah kepentok karena trotoar nya mumbul.

Lanjut Perry menambahkan, sebelumnya mengerjakan proyek tersebut sudah mengingatkan vendor agar terlebih dahulu saluran nya dibersihkan supaya tidak tersumbat atau mampet. “Ada puluhan warga Jalan Cemara yang protes dan menolak trotoar yang berada di depan rumah nya dibangun seperti, ibu Sena warga RT 03/03 Gondangdia Menteng Jakpus,” ungkapnya.

Sekedar diketahui, proyek pembangunan revitalisasi trotoar Jalan Cemara RW 03 Gondangdia, Menteng, Jakpus merupakan proyek Sudin BM Jakpus tahun 2025 dikerjakan vendor sepanjang kurang lebih ratusan meter.

Dewan Kota (Dekot) Kecamatan Menteng Leonard Alamsjah sebelumnya sudah wanti-wanti kepada jajaran Sudin BM Jakpus tentang kegiatan revitalisasi trotoar tersebut. “Saya sudah wanti-wanti dan ingatkan jajaran kepada jajaran Sudin BM Jakpus termasuk jajaran pihak Kelurahan Gondangdia untuk mengetahui tentang keluhan protes warga terhadap ke tinggian trotoar jauh sebelum di bangun,” ucap Leonard.

“Pak RW 03 dan warga Cemara mengeluhkan pembangunan trotoar yang terlalu tinggi itu karena selain air hujan masuk ke halaman rumah warga juga membuat rusak kendaraan mobil warga karena kepentok saat melintasi trotoar mumbul tersebut,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas (Kasudin) BM Jakpus, M. Soleh saat dikonfirmasi melalui telepon, What’s App, Senin (10/11/2025) menerangkan, kegiatan revitalisasi trotoar, Jalan Cemara Gondangdia meliputi satu sisi dikerjakan vendor sesuai kontrak kerja bulan Agustus sampai dengan bulan Desember 2025 sepanjang kurang lebih 340 meter.

Meski begitu, saat disinggung ada protes dari warga soal pembangunan trotoar tersebut Soleh mengatakan, kegiatan tetap masih berjalan. “Masih berjalan sampai dengan bulan Desember 2025 sesuai masa kontraknya. Dan rencana pembangunan sesuai standar teknis yang berlaku dan sudah disosialisasikan,” jelasnya. (van/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *