oleh

Dekot Minta Truk Ekspedisi yang Bikin Macet di Krekot Ditertibkan

-Megapolitan-160 views

POSKOTA.CO – Kawasan Jalan Krekot Jaya, Pasar Baru, Sawah Besar, dikuasai truk-truk ekpedisi bongkar muat barang. Pasalnya, keberadaannya hingga puluhan tahun dikeluhkan masyarakat sebagai pengguna jalan, namun Dinas Perhubungan DKI Jakarta diem bae.

Selain, memicu penyempitan jalan dan menyebabkan kemacetan arus lalu lintas bagi masyarakat sebagai pengguna jalan yang menuju perlintasan ke kantor pelayanan warga Kelurahan Pasar Baru. “Dari dulu truk-truk ekpedisi di jalan Jalan Krekot Jaya bikin macet jalanan dan awut -awutan begitu dibiarin,” keluh Ujang (52) warga kecamatan Sawah Besar, Kamis (10/9/2020).

Kepala Seksi Operasional (Kasiop) Suku Dinas (Sudin) Perhubungan Jakarta Pusat, Syamsul Mirwan saat dikonfirmasi soal truk ekpedisi yamg menyempit di kawasan Jalan Krekot Jaya mengatakan, truk bongkar muat barang di kawasan, Jalan Krekot Jaya Pasar Baru, segera di cek ke lokasi.

“Lokasi tersebut satu arah dengan marka parkir resmi rambu Leter P Biru yang diperkuat dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta. Selama ada rambu leter P Biru nya ada, belum bisa ditertibkan karena masih menjadi objek restribusi daerah.

“Karena menyangkut pertimbangan pendapatan restribusi daerah. Nanti saya coba konfirmasi ke UP Parkir, kebetulan kantor UP Parkir Jakarta Pusat sekarang lagi Lockdown. Tapi tidak apa-apa kami akan melihat ke lapangan,” jelas Syamsul melalui telepon.

Menanggapi keluhan masyarakat, Ketua Dewan Kota (Dekot) Jakarta Pusat, Dede Sulaeman menegaskan, truk-truk ekpedisi bongkar muat barang di Jalan Krekot Jaya Pasar Baru yang dikeluhkan masyarakat karena menyempit dan macet tersebut harus segera ditertibkan. Terlebih kata Dekot ini kawasan jalan tersebut merupakan akses jalan yang menuju ke kantor pelayanan warga Kelurahan Pasar Baru.

“Dinas terkait juga harusnya cerdas merespon keluhan masyarakat seperti mengevaluasi dan mengkaji ulang rambu Leter P Biru yang terpasang di sana, sehingga truk-truk ekpedisi di kawasan Jalan Krekot Jaya tidak banyak seperti sekarang ini yang mendompleng di sana,” tandasnya. (van)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *