POSKOTA. CO – Masyarakat diminta berhati-hati dalam beraktifitas ditengah kondisi curah hujan dengan intensitas yang tinggi selama sepekan terakhir yang melanda wilayah Bogor.
Dampak hujan yang berlangsung selama sepekan, jembatan Warung Pala yang berlokasi di Jalan Raya Tajur, Gang Warung Pala, Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor ambruk.
Oudhy Manuputty, salah satu warga sekitar mengatakan, jembatan Warung Pala ini menjadi penghubung RW 7 dan RW 2 dalam beraktifitas selama ini.
Jembatan yang sudah berdiri lebih dari 40 tahun ini menurut Oudhy, sebelum longsor pada Senin (27/2/2023) pagi, sudah lebih dulu ada larangan melintas bagi kendaraan roda empat.
“Ini jembatan yang menghubungkan aktifitas warga ke jalan utama. Sebelum tadi pagi longsor, sudah ada lebih dulu melintas mobil beberapa hari lalu. Sekarang kalau mau aktifitas, harus berputar lewat akses lain,” kata Oudhy Manuputty.
Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto yang dikonfirmasi wartawan Poskota. Co mengatakan, Pemkot Bogor sudah menerima laporan ambruknya jembatan Warung Pala dari pihak Kelurahan dan Kecamatan.
“Langkah-langkah yang kami ambil yakni sudah berkoordinasi dengan BPPD, PUPR dan Perumkin serta intansi terkait. Alhamdulillah ternyata jembatan sudah dianggarkan untuk perbaikan dari PUPR,” kata Bima Arya.
Orang nomor satu di birokrasi Kota Bogor ini menyampaikan pesan ke warganya, agar tingkatkan kewaspadaan karena cuaca masih ekstrim. (yopi)







Komentar