oleh

25 Warung Remang-remang di Cilincing Disegel Satpol PP

POSKOTA. CO – Sebanyak 25 warung remang-remang di kawasan Cilincing, Jakarta Utara disegel Satpol PP, Jakarta Utara. Tindakan tegas ini dilakukan karena dianggap akan menimbulkan keramaian terutama pada saat libur Natal Tahun Baru.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Jakarta Utara Yusuf Majid mengakui pihaknya menyegel 25 cafe liar di kawasan Cilincing. Hal ini dilakukan karena sering di keluhkan keberadaan cafe ini dikhawatirkan akan menimbulkan kerumunan. “Ada sebanyak 25 cafe kami segel karena berpotensi akan menimbulkan dampak kerumunan,”kata Yusuf Majid, Senin (21/12).

Menurutnya, Covid-19 telah menyebabkan banyak korban nyawa maupun terpuruknya perekonomian masyarakat. Jangan sampai warga acuh dengan tidak mengindahkan protokol kesehatan sehingga menjadi korban berikutnya.

“Kita berharap seluruh warga yakin bahwa Covid-19 ini berbahaya. Boleh kita cek dari Februari 2020 kita cuman mengenal informasi dari berita, lalu Agustus dan seterusnya kita mulai mengenal orang-orang dekat yang kita kenal terpapar Covid-19. Dan hari ini keluarga terdekat kita yang terpapar bahkan meninggal dunia. Apa harus menunggu Anda yang harus menjadi korban baru percaya Covid-19 itu ada?,” ungkapnya.

Untuk mencegah terjadinya kerumunan, dipastikan tim terpadu mulai dari Satpol PP, TNI-Polri, Unit Perangkat Kerja Daerah (UKPD), hingga unsur kelurahan dan kecamatan tak pernah henti menggelar operasi kemanusiaan setiap harinya, baik di tempat wisata maupun lokasi strategis lainnya.

Lokasi yang berpotensi keramaian ini pun dimintanya untuk mematuhi aturan dengan tutup operasional maksimal pada Pukul 21.00 WIB. “Kita harapkan kalau tidak terlalu penting jangan ke tempat-tempat keramaian. Apabila ingin membeli makanan atau minuman lebih baik melalui pesan-antar (take-away),” tutupnya.

Yusuf Majid juga menghimbau kepada warga Jakarta Utara untuk tidak berwisata saat libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 mendatang. Sebaliknya, warga diminta untuk tetap beraktifitas di rumah guna mencegah lonjakan pernyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Kami menghimbau agar warga tetap beraktifitas di rumah dan tidak berwisata saat libur Nataru (Natal dan Tahun Baru) agar tidak terjadi lonjakan penyebaran Covid-19,” pintanya.

Data dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara per Senin (21/12), tercatat ada sebanyak 16.586 jiwa dinyatakan positif terpapar Covid-19, 14.260 dinyatakan sembuh, dan 270 jiwa meninggal dunia. Kasus warga yang dinyatakan positif terpapar Covid-19 ini meningkat 184 jiwa dari hari sebelumnya.

Sedangkan yang kini tengah menjalani isolasi mandiri sebanyak 1.340 jiwa, dan 416 jiwa lainnya sedang dalam perawatan medis di rumah sakit. (wandhy)

 10 total views

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *