POSKOTA.CO – Jelang penetapan calon kepala daerah oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan memasuki waktu kampanye biasanya intensitas atau eskalasi suhu politik akan naik dan memanas. Pasalnya, masing-masing kandidat bersama tim suksesnya akan berjuang semaksimal mungkin untuk memenangkan kontestasi.
“Menyikapi persoalan tersebut kami para mahasiswa selaku generasi penerus bangsa dan sebagai kontrol pemerintah sangat berharap dapat mengambil peran sebagai kaum intelektual muda mengadakan deklarasi untuk dapat menetralisir pelaksanaan Pilkada 2020 agar berjalan aman dan damai,” kata Eman Kenu, Ketua Panitia Deklarasi Perkumpulan Mahasiswa Basodara NTT (PMB NTT) dan (Lingkar Mata) yang sebagian besar berasal dari mahasiswa tergabung dalam KBM Unpam Tangsel, kemarin.
Kegiatan yang mengambil tema ‘Deklarasi Pemilu Damai Mahasiswa Rantau Se-Banten’ tersebut bertujuan mengawal pelaksanaan Pilkada yang aman dan damai 2020. Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Kecamatan Pamulang Tangerang Selatan tersebut para peserta tetap menerapkan protokol kesehatan ditengah Pandemi Covid-19.
Deklarasi Pilkada Damai 2020 sendiri dihadiri oleh mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi, Ormas, Penyelenggara Pilkada, khususnya perwakilan KPU, Bawaslu, Polri, TNI dan Pemkot Tangerang Selatan yang diwakili oleh Camat Tangerang Selatan.
Dalam kegiatan tersebut dibacakan Deklarasi Damai guna suksesnya Pilkada 2020 se-Banten Raya. Selain pembacaan Deklarasi Damai, para mahasiswa juga berunjuk kemampuannya dengan menampilkan seni dan budaya bangsa sebagai warisan leluhur berupa tarian daerah dan pembacaan puisi.
Selaku Ketua Panitia Deklarasi, Eman Kenu mengatakan, bahwa dirinya mengajak para mahasiswa se-Indonesia dan se-Banten Raya agar dapat mengambil peran yang konstruktif dan nyata. Sebab mahasiswa dan perguruan tinggi mempunyai tugas dalam Tridharma Perguruan Tinggi yaitu untuk melaksanakan Pengabdian kepada masyarakat dan juga mensukseskan pilkada dengan tidak berpihak kepada PasLon mana pun, tetapi atas nama mahasiswa dan pemuda siap mengawal Pilkada agar benar-benar menjadi pesta demokrasi rakyat yang aman, damai dan harmonis dalam nuansa persatuan dan gotong royong terutama ditengah menghadapi wabah pandemi Covid-19. (*/fs)







Komentar