oleh

UIM Diharapkan Mampu Layani Kebutuhan Pendidikan Tinggi Warga Lampung dan Sekitarnya

LAMPUNG SELATAN – Universitas Indonesia Mandiri (UIM) yang baru saja dibuka pada tahun ini, telah memiliki 6 program studi dari 17 program studi yang direncanakan. Dengam hadirnya universitas UIM di Lampung Selatan ini, diharapkan mampu memberikan pelayanan pendidikan bagi seluruh masyarakat.

Hal itu dikatakan oleh Rektor UIM, Kasiyarno, saat menutup Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UIM tahun akademik 2024/2025. Kegiatan itu dilaksanakan di Desa Pisang, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, Sabtu (28/9/2024).

Rektor mengatakan, rencananya kampus UIM akan memiliki 17 program studi pendidikan. Namun untuk tahun pertama, kampus UIM baru memiliki 6 bidang studi diantaranya administrasi publik, administrasi bisnis, dan perpajakan, informatika, tehnik industri, design komunikasi.

“Rencananya kampus kita ini akan memiki 17 program studi. Beberapa program studi yang kekinian juga sedang dalam pertimbangan untuk dibuka, menyikapi kebutuhan pasar tenaga kerja,” jelasnya.

Untuk pendaftaran mahasiswa baru tahun ini dikatakan Rektor cukup banyak. Namun, tdak semua pendaftar diterima. “Jadi ada seleksi,” tegasnya.

Dijelaskan Kasiyarno, pada proses pendaftaran mahasiswa baru dikampus UIM mencapai 680 orang. Namun setelah melalui proses seleksi, ada sekitar 385 orang mahasiswa-mahasiswi yang diterima dikampus UIM. Dari jumlah tersebut 90 persen merupakan penduduk Lampung dan sisanya berasal dari 6 Pulau di Indonesia.

“Setelah mereka diterima oleh kampus UIM, maka kita laksanakan PKKBM ini. Dimana kegiatan ini berlangsung selama dua hari dan ini hari terakhir. Allhamdulilah kegiatannya berjalan dengan lancar dan sukses,” ungkapnya.

Hadirnya UIM di Lampung Selatan diharapkan mampu mengubah imej dan cara berpikir masyarakat setempat akan pentingnya pendidikan tinggi. Selain itu UIM juga bisa menjadi solusi utama bagi masyarakat Lampung dan sekitarnya yang ingin melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi.

“Jadi tidak perlu nyebrang ke Jawa, di Lampung ada kampus yang bagus, berkualitas dan mumpuni. Biaya juga sangat terjangkau,” tandasnya. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *