oleh

UBL Gelar Kilau Nuswantara 2023 Ajak Gen Z Bangga dengan Budaya Indonesia

POSKOTA.CO-Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Budi Luhur menggelar acara Budo Budi Kilau Nuswantara 2023 “Nawasena Kharisma Indonesia” yang berlangsung selama dua hari, dengan berbagai rangkaian kegiatan yang mendukung generasi muda dalam memampukan Indonesia menjadikan kekayaan budaya sebagai nilai strategis bangsa.

“Saya sebagai Rektor turut bangga karna anak-anak saya ingin mengedepankan warisan budaya yang bisa kita banggakan. Indonesia adalah negara yang luar biasa dari segi papan, pangan serta budaya sedari dulu. Gen z punya aset banyak dan cara yang lebih kreatif dan mereka bisa mensosialisasikan kebudayaan, Oleh karena itu saya pikir event ini alasan kita mengundang Gen Z untuk mereka mulai berfikir bahwa kita punya modal dan punya warisan budaya yang kuat sekali,” kata Rektor Universitas Budi Luhur Dr Ir Wendi Usino MSc MM.

Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro MBA, menambahkan, bahwa kegiatan yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Budi Luhur menggelar acara Budo Budi Kilau Nuswantara 2023 ini dapat membangun konsistensi generasi muda dalam upaya yang dapat memampukan Indonesia menjadikan kekayaan budaya sebagai nilai strategis bangsa.

“Saya bangga dan bahagia sekali ada didalam acara hari ini. Himahi adalah salah satu prodi yang dapat menjalankan salah satu visi misi budi luhur yaitu cerdas berbudi luhur, dan ditangan anak-anak HIMAHI kebudiluhuran dapat dibawa ke ranah internasional,” ujarnya.

Narasumber Dialog

Dibuka dengan pemukulan gong oleh Rektor Universitas Budi Luhur Dr Ir Wendi Usino MSc MM sebagai simbol peresmian pembukaan Budo Budi Kilau Nuswantara 2023. Selanjutnya acara diawali dengan Dialog Kebudayaan yang diisi oleh Guru besar Antropologi, Prof. Dr. Semiarto Aji Purwanto dan Duta Pemudi Kebudayaan Indonesia 2023, Meilani Teniwut yang membahas peran anak muda dalam melestarikan Budaya Indonesia, dari berbagai perspektif masyarakat.

Tidak hanya itu, Budo Budi Kilau Nuswantara 2023 juga mengadakan perlombaan memasak dan tari tradisional yang diikuti pelajar, dan mahasiswa dari berbagai daerah serta 16 stand pameran budaya dari

anjungan Taman Mini Indonesia Indah. Hari pertama acara Budo Budi Kilau Nuswantara 2023 ditutup dengan pengumuman berbagai lomba yang diadakan.

Dilanjut hari ke-2, berlangsung secara meriah dan disambut antusias seluruh sivitas akademika, Pagelaran Wayang Beber, Suket serta Parade Kostum Karnaval Nasional yang menampilkan 20 kostum layaknya Jember Fashion Carnival yang diperagakan oleh mahasiswa beasiswa nusantara . Rangkaian acara Budo Budi Nuswantara 2023 ditutup dengan Awarding Night dan dihadiri para duta besar dari negara Srilanka, Hungaria, Ukraina, Malaysia dan Ethiopia.

Sementara itu salah satu narasumber dialog, Prof. Dr. Semiarto Aji Purwanto, Dekan FISIP Universitas Indonesia mengatakan, banyak negara yang sangat serius memperhatikan budaya masyarakatnya. Bahkan negara seperti Taiwan sampai harus menggali asal usul kebudayaannya yang sempat terpendam hingga ratusan tahun.

“Untuk menggali akar budaya masyarakatnya sampai harus berkeliling ke negara-negara seperti Philipina, Indonesia dan sejumlah negara lainnya. Taiwan ingin membuktikan bahwa Taiwan bukanlah China. Untuk itu mereka mencari perbedaaanya melalui budayanya yang tidak sama,” ujarnya.

Sedangkan pengembangan kebudayaan di Indonesia blue printnya dianggap kurang jelas. Budaya lokal ingin dikembangkan, namun pada saat yang bersamaan ingin merebut budaya global.

Agar budaya lokal tetap bisa dilestarikan sebaiknya komunitas-komunitas GenZ terus dikembangkan. Mereka diarahkan agar menguasai budaya-budaya lokal yang ada. Dengan cara ini diharapkan budaya lokal tetap bisa dipertahankan tidak tergerus budaya global. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *