oleh

Usai Ditikam Kekasihnya, Ari Sempat Lari ke Luar Kamar Wisma

POSKOTA.CO – Selebgram Ari Pratama tewas ditikam kekasihnya seorang mahasiswi berinisial AA di sebuah wisma di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dalam keadaan berlumuran darah sambil telanjang dada, Ari sempat berlari keluar kamar wisma sambil berteriak minta tolong.

Momen mengerikan itu terekam cctv yang ada di wisma tersebut. Pada Jumat (5/3/2021) sekitar pukul 05.00 Wita, Ari terlihat berlari keluar dari kamar hotel nomor 214.

Hasil pemeriksaan diketahui bahwa Ari ditikam AA saat kondisi tidur. Tersangka AA terus menyerang Ari yang sudah terbangun dari tidur. “Tersangka memang menunggu korban tertidur lelap,” kata Kasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol Supriady Idrus, Jumat (5/3/2021).

Korban Ari terlihat berlari kecil dengan membungkukkan badannya dan tangannya memegang bagian perut. Ari berlari melewati sebuah pintu untuk menuju ke resepsionis. Dalam video itu, seseorang yang ada di resepsionis sontak mencari bantuan setelah melihat Ari datang dalam kondisi terluka parah.

Selang beberapa menit tersangka AA juga ikut keluar dari kamar. AA terlihat membawa sebuah sweater berwarna hitam dan berlari ke sebuah kamar untuk bersembunyi.

Selang beberapa lama, AA keluar dengan santai sambil menutupi kepalanya dan berjalan menuju ke tangga bawah. Sedang korban Ari yang terluka lalu terjatuh dalam posisi sedikit meringkuk.

Dua orang perempuan yang datang bersama petugas resepsionis bergegas berlari ketika melihat kondisi Ari yang kritis berusaha berdiri.

Kepada polisi tersangka AA mengaku dendam terhadap Ari Pratama. Bahkan dirinya kerap merencanakan pembunuhan Ari, namun selalu gagal. Sebelum membunuh Ari, AA telah menyiapkan pisau untuk melaksanakan aksinya.

Polisi mendugaan motif pembunuhan ini diduga sakit hati. AA mengaku tidak terima atas sikap cuek Ari Pratama setelah keduanya melakukan hubungan intim beberapa bulan lalu. Mereka sudah melakukan hubungan intim beberapa kali. Namun tersangka diacuhkan oleh korban selama beberapa bulan sehinggal timbul niat menghabisi kekasihnya. (omi)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *