oleh

Terbukti Korupsi, Tiga Mantan Direksi PT Asuransi Jiwasraya Dibui Seumur Hidup

POSKOTA.CO –  Dinyatakan terbukti terlibat korupsi yang  merugikan negara sebesar Rp 16,8 triliun, tiga mantan direksi PT Asuransi Jiwasraya (AJ) divonis masing-masing seumur hidup oleh majelis hakim di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2020).

Mereka, Hendrisman Rahim, mantan Dirut PT AJ, Hary Prasetyo, mantan Direktur Keuangan dan Syahmirwan, mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT AJ. vonis ini dibacakan dalam sidang terpisah.

“Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara bersama-sama sebagaimana dalam dakwaan primer,” kata Ketua Majelis Hakim, Susanti Arwi Wibawani saat membacakan amar putusannya terhadap Dirut PT AJ.

Sebagai hal yang memberatkan majelis  mencatat terdakwa dinilai tidak mendukung program pemerintah dalam rangka penyelenggaraan negara yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) dan perbuatannya berimplikasi pada kesulitan ekonomi terhadap para peserta PT Asuransi Jiwasraya.

“Sedang hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan dan kooperatif dalam persidangan. Serta terdakwa belum pernah dihukum,” ucap hakim.

Atas vonis ini, Rudianto Manurung, SH, MH, selaku penasehat hukum mantan Direktur Keuangan PT AJ, Hary Prasetyo menyatakan pasti banding. Karena hukum penjara seumur hidup itu terlalu berat dan sangat berlebihan.

“Pasti Banding. Karena hukuman penjara seumur hidup tersebut, tidak relevan dan sangat berlebihan,” ujar Rudi pada wartawan usai pembacaan vonis.

Sebelumnya Hary Prasetyo juga dituntut pidana seumur hidup oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan membayar denda sebesar Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan.

Hary dinyatakan terbukti melanggar pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedangkan terhadap Hendrisman vonis ini lebih berat dari tuntutan JPU. Karena Ia dituntut dengan hukuman 20 tahun penjara, serta membayar denda sebesar Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan.

Kemudian, hukuman terhadap eks Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Syahmirwan lebih tinggi dari tuntutan jaksa. Dia dituntut pidana 18 tahun penjara, dan denda Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan. (BW)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *