oleh

Pengadilan Niaga Kabulkan PKPU PT Bintang Trans Katulistiwa terhadap PT Jasa Telekomunikasi Utama

POSKOTA.CO – Pengadilan Niaga, Jakarta Pusat mengabulkan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) PT Bintang Trans Khatulistiwa terhadap PT Jasa telekomunikasi Utama, perusahaan yang mayoritas saham dimiliki oleh Garuda Sugardo,yang dikenal sebagai bapak Seluler Indonesia.

Perusahaan ini dipaksa untuk melakukan pembayaran utang sebesar milyaran rupiah kepada pemohon dan kreditur lain yaitu PT Transcen Telkom Indonesia.

Dalam amar putusannya yang dibacakan pada Rabu (10/2/2021) Majelis Hakim diketuai Kadarisman Al Riskandar menetapkan status PKPU sementara kepada PT Jasa Telekomunikasi Utama selama 45 hari, mengangkat seorang hakim pengawas dan tiga orang pengurus PKPU.

Termohon PKPU merupakan perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi. Sedangkan pemohon PKPU adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengadaan dan pemasangan jaringan kabel fiber optik.

Kuasa hukum Pemohon dari kantor hukum Tan Akmal & Partners Law Firm, Akmal Hidayat mengatakan  permohonan yang diajukan sudah berdasarkan UU No.37 tahun 2004 tentang Kepailitan&PKPU. Dalil Pemohon terbukti di persidangan yaitu tagihan yang dapat ditagih dan telah jatuh tempo. Termohon juga mengakui utang utang kepada pemohon.

Terkait dengan jumlah utang yang ditagih dalam fakta persidangan ada perbedaan data tagihan antara pemohon, termohon dan Kreditur Lain (KL), Tan Akmal mengatakan nanti dilakukan rapat pencocokan dan verifikasi utang yang dilakukan oleh pengurus PKPU.

“Soal adanya perbedaan data jumlah tagihan nanti dilakukan rapat pencocokan dan verifikasi utang yang dilakukan oleh pengurus PKPU yang telah diangkat oleh majlis hakim di bawah pengawasan hakim pengawas,” tegasnya usai¬† hakim membacakan putusannya. (Fer)

 142 total views

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *