oleh

Pemalak Sopir Truk Beratribut Ormas PP Ditangkap Polisi

POSKOTA.CO – Preman pemalak sopir truk beratribut Ormas Pemuda Pancasila (PP)  ditangkap Satreskrim Polres Bogor.

Pelaku pemerasan atau pungutan liar (Pungli ) dengan korban sopir truk yang melintas diwilayah Rancabungur, Kabupaten Bogor, kini mendekam di sel polisi.

Aksi pemalakan terhadap supir truk yang melintas di Jalan Raya Letkol Atang Sanjaya, Rancabungur, Kabupaten Bogor ini tergolong nekat.

Pelaku tak segan memaksa sopir untuk memberinya uang Rp10 ribu jika ingin aman melintas.

Aksi jahat RD (42), rupanya membuat sopir truk kesal. Secara diam-diam, aksi preman pelaku direkam lalu di upload di media sosial.

Saat vidio ini viral polisi lalu melakukan pengintaian pada Selasa 16 mei 2023 kemarin.

Kepolisian Polres Bogor dari Satreskrim

Bersama Polsek Rancabungur yang melakukan penyelidikan terkait kasus video viral, melihat seorang pria menggunakan pakaian beratribut Pemuda Pancasila (PP) yang sedang memalak/pungli tehadap sopir truk.

Ciri-ciri pelaku seperti tergambar dalam vidio yang viral, petugas lalu mendekat dan mengamankan pelaku.

RD yang melihat petugas mendekat, lalu melarikan diri ke wilayah Peteuy Condong, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur.

Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin mengatakan, dalam menjalankan aksinya pelaku RD ini memintai uang sebesar Rp10 ribu kepada setiap pengendara truk yang melintas di Jalan Raya Letkol Atang Sanjaya Rancabungur dengan disertai ancaman.

Pengakuan pelaku, setiap hari ia bisa mendapatkan uang Rp90 ribu hingga diatas Rp100 ribu.

Uang hasil pemerasan, digunakan untuk ongkos pulang ke Cianjur menengok istri dan anaknya.

“Saat ditangkap, petugas temukan barang bukti berupa kartu anggota Ormas PP. Jadi pelaku palak sopir truk di wilayah Rancabungur, Kabupaten Bogor tapi dia bukan warga setempat,” kata AKBP Iman Jumat (20/5/2023).

Atas perbuatannya, RD yang sudah berstatus tersangka diancam dengan pasal 368 KUHP dan atau pasal 335 ayat (1) KUHP dengan pidana penjara maksimal 9 tahun. (yopi/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *