oleh

Cafe di Cileungsi Terbakar ada Karyawan Mengalami Cidera

POSKOTA. CO – Kebakaran di Cafe Box 88 yang berlokasi di Jalan Harvest City Rt 06/02, Desa Mekarsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, membuat warga panik.

Api dengan cepat berkobar hingga membuat malam Rabu 19 Mei 2020 sekitar pukul 19.30 Wib, seketika menjadi terang.

Menjalarnya api ini membuat sembilan karyawan yang bekerja dibagian dapur, menderita luka ringan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Kapolsek Cileungsi, Kompol Andri Alam Wijaya mengatakan, pihaknya langsung turun lokasi, guna proses pemadaman api dan evakuasi para karyawan Cafe.

Dari keterangan saksi Sugianto (20), yang bertugas dibagian kasir, sebelum api menjalar dan membesar, didahului dengan sebuah ledakan.

Saksi Sugianto yang tinggal di Kampung Cigarogol, Desa Mekarsari, Kecamatan Cileungsi ini mengaku, sembilan korban luka masing-masing Ridwan, Samsul, Sugih, Ledi, Kris, Dadi, Juli, Ridwan, Misnan, Arif, Irfan dan Emi. “Semua korban luka sudah mendapat pertolongan medis,”kata Kompol Andri Kamis (20/5/2021) pagi.

Hasil olah TKP dan keterangan saksi menurut Kompol Andri, suara ledakan dari arah dapur, awalnya dikira ada benda jatuh.

Namun berselang beberapa lama, terlihat ada kobaran api dan karyawan saat itu langsung berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.

Saat diluar, terdapat sembilan orang bagian koki terkena luka bakar. Upaya pertolongan, para korban langsung dibawa Aat, Sekuriti Cafe menggunakan mobil patroli ke RS Hermina, Cileungsi.

Sementara untuk menghentikan api, Polsek Cileungsi segera menghubungi Damkar pada pukul 20.30 Wib.
Tiga mobil pemadam kebakaran dari sektor Cileungsi dibantu warga, akhirnya berhasil memadamkan api.

Hasil penyilidikan sementara, api diduga dari ledakan tabung Gas di dapur resto. Olah TKP, petugas menemukan 7 tabung gas ukuran besar, 12 tabung gas ukuran 12 Kg dan 7 tabung gas ukuran 5 Kg. “Pada saat kejadian, ada 10 orang pengunjung dilantai 2 dan lantai 3. Namun semua pengunjung dalam keadaan selamat,”ujar Kompol Andri Alam. (yopi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *