POSKOTA.CO – Mengaku dirinya sudah beberapa kali menjadi korban kriminalisasi sehingga ayahnya, Alvin Lim,SH, yang berprofesi sebagai advokat harus masuk penjara, Kate Victoria Lim mengajak penyidik untuk berdebat hukum secara terbuka.
“Saya pernah jadi korban oknum, karena selama sembilan bulan, ayah saya ditahan polisi atas tuduhan menculik diri saya. Saya tidak mendapatkan kasih sayang orang tua dan dititipkan ke kerabat. Padahal ayah saya terbukti tidak bersalah menculik saya dan merawat saya sejak usia 1 tahun hingga sekarang seorang diri. Ini merugikan dan menghancurkan keluarga saya. Kali ini ayah saya kembali dipenjarakan karena menjadi pengacara baik, jujur dan menolak suap dari oknum untuk mencelakai kliennya sendiri,” ucapnya.
Mengungkapkan peristiwa itu, Kate menyebutkan, pertama, ketika di tahun 2007 ayahnya Alvin Lim dipenjara dengan tuduhan menculik anak sendiri, Kate Victoria Lim yang saat itu baru berusia setahun. Ketika itu Tommy, kawan Ibu kandungnya Kate Victoria Lim, melaporkan Alvin Lim menculik Kate Victoria Lim dan Alvin Lim dijadikan tersangka pidana penculikan anak. Padahal Kate Victoria Lim adalah anak kandungnya sendiri.
“Selanjutnya, ayah saya kini ditahan lagi dan dijadikan tersangka karena dituduh mencemarkan nama baik dan fitnah seorang jaksa. Padahal dalam hal ini, ayah saya sedang menjalan profesinya sebagai advokat,” katanya sambil menyebutkan ayahnya juga pernah dipenjara karena gigih membela kepentingan masyarakat yang menjadi korban investasi bodong.
Untuk itu karena merasa geram dan jengah, Hari ini Selasa, (29/8/23) Kate dengan didampingi beberapa wanita mendatangi Mabes Polri untuk memberikan surat undangan resmi debat terbuka kepada Kapolri yang rencananya akan ditayangkan di Youtube Quotient TV, pada 4 September 2023, Pukul 18.00 WIB.
“Saya ingin mengundang Kapolri untuk berdebat secara terbuka di depan media massa agar masyarakat bisa menilai sendiri,” ucap putri Alvin Lim ini yang baru duduk di bangku SLTA.
Kate menambahkan, sebagai anak dan korban keadilan, berkeinginan membawa kasus ayahnya untuk di bahas terbuka di depan umum. “Saya Kate Victoria Lim mengundang bapak untuk berdebat terkait kasus ayah saya dugaan pencemaran nama baik. Apakah yang dilakukan penyidik dengan mempidanakan seorang advokat yang sedang menjalankan tugas dan menceritakan kejadian pemerasan terhadap kliennya adalah perbuatan penegakan hukum?” katanya.
Kronologis Kasus ITE
Awalnya, Alvin Lim mendapat surat kuasa resmi dari kliennya, disebut seseorang diperas puluhan juta oleh oknum jaksa. Untuk meluruskan kasus terebut, Alvin Lim lalu menceritakan kronologis kejadian ke media, tapi, kemudian malah dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik oleh oknum jaksa SA.
“Saya mau tanya ke Kapolri, sebagai warga negara, saya punya hak untuk tahu dan diberikan pencerahan hukum, apalagi ayah saya dijerat 185 yang ancamannya maksimal 10 tahun penjara. Jika saya harus kehilangan perhatian dan kehadiran ayah saya selama puluhan tahun, saya berhak tahu dimana keadilan?” kata Kate.
“Surat undangan resmi Debat Hukum yang akan dilaksanakan, Senin 4 September 2023, di Youtube channel Quotient TV, pukul 18:00 WIB ini, saya berikan berharap Kapolri bersedia hadir berdebat dengan warga negara sebagai pelayanan hukum sesuai Pasal 2 UU No 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian.” tuturnya. (*/bw)







Komentar