SANGGARAN – Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan baru saja menuntaskan kunjungan kerja (kunker) maraton selama tujuh hari berturut-turut di wilayah regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatim Balinus).
Langkah taktis ini diambil sebagai komitmen nyata Pertamina dalam memastikan kesiapan dan keandalan pasokan energi di pintu gerbang utama pariwisata Indonesia, khususnya menjelang memasuki peak season liburan musim panas.
Rangkaian perjalanan intensif ini dimulai dari aksi nyata kepedulian lingkungan melalui peluncuran kapal Autonomous Trash Skimmer di Pantai Sekeh, Bali, guna mengatasi sampah yang mengambang di pesisir.
Tak berhenti di situ, pria yang akrab disapa Iwan Bule ini langsung bergerak menyisir sejumlah titik krusial, mulai dari Aviation Fuel Terminal (AFT) dan Fuel Terminal (FT) Labuan Bajo, AFT El Tari dan FT Tenau di Kupang, hingga AFT Ngurah Rai.
Di sela-sela agenda padat tersebut, Iriawan juga menyempatkan diri menyapa langsung para pelanggan di beberapa SPBU guna memastikan pelayanan di garda terdepan tetap prima.
Kunjungan maraton ini akhirnya mencapai puncaknya di Fuel Terminal (FT) Sanggaran, Bali. Di hadapan jajaran manajemen dan pekerja, Komut Pertamina menegaskan, FT Sanggaran bukan sekadar fasilitas operasional biasa, melainkan aset strategis nasional yang menjadi urat nadi kehidupan di Pulau Dewata.
“Terminal BBM Sanggaran merupakan aset strategis nasional yang menjadi tulang punggung ketahanan energi Bali. Keandalan pasokan harus dijaga karena setiap gangguan tidak hanya berdampak pada masyarakat, tetapi juga terhadap sektor pariwisata dan perekonomian daerah,” pungkas Iriawan, dalam keterangan yang didapat POSKOTAONLINE.COM, Minggu (14/6/2026). (*/bu)







Komentar