oleh

Stok Menipis, Kemendag Bebaskan Impor Bawang Putih hingga 31 Mei 2020

POSKOTA.CO – Stok tiga bahan pokok gula pasir, bawang putih dan bawang bombai mulai terbatas. Menteri Perdagangan Agus Suparmanto akan membebaskan izin impor untuk komoditas bawang putih dan bawang bombai, importir tanpa harus mengajukan Surat Persetujuan Impor (SPI) kepada Kementerian Perdagangan.

Selain SPI, pemerintah juga memberikan pembebasan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) di Kementerian Pertanian (Kementan). Pembebasan ini berlaku mulai Kamis, (19/3/2020) hingga Minggu (31/5/2020). Harapannya, pelonggaran impor tersebut dapat memudahkan importir mendatangkan pasokan bawang putih dan bawang bombai, sehingga harganya kembali stabil.

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengungkap pembebasan impor tiga komoditi tersebut dengan pertimbangan situasi virus corona dan menjaga kondisi stok. “Kami akan bebaskan persetujuan impor untuk komoditas bawang putih dan bombai,” ujarnya dalam video conference.

Sebab bila mengacu kebijakan impor yang selama ini harus terbit dahulu RIPH prosesnya panjang. “Dengan situasi seperti sekarang kami sederhanakan proses impor lebih khususnya komoditas dalam pantau sehingga harganya stabil,” ucapnya.

Dikatakan Mendag, secara umum, kondisi pasokan bahan pokok cukup untuk memenuhi kebutuhan sampai puasa lebaran 2020. Namun, untuk bawang putih, bawang bombi dan gula pasir menipis hingga menjadi perhatian khusus.

Akibat minimnya stok tiga komoditi itu, menyebabkan harga bawang putih dan bawang bombai relatif tinggi naik hingga 100 persen di pasar. Lewat pembebasan izin impor tersebut, diharapkan stok bawang putih dan bombai mencukupi dan harga di pasaran stabil kembali.

Berdasarkan pemantauan Kemendag, saat ini harga rata-rata gula pasir nasional naik sebesar 20 persen menjadi Rp16 ribu hingga Rp17 ribu per kilogram (kg) pada hari Rabu atau lebih tinggi 36 persen dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang dipatok pemerintah yakni Rp12.500 per kg.

Harga bawang putih sebesar Rp42 ribu per kg kedati masih di atas HET namun beranjak turun dibandingkan bulan lalu. Sedangkan harga eceran tertinggi Rp32 ribu per kg.

Sementara itu, harga bawang bombai melonjak paling tinggi hingga melebihi 100 persen. Selain tiga komoditas tersebut, ia menilai harganya masih stabil. (r)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *