oleh

Munas HIPKA III akan Bahas Isu-Isu Strategis Kebangkitan Ekonomi Nasional Pasca Pandemi

POSKOTA.CO – Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha KAHMI (Munas HIPKA) III yang akan berlangsung 6-7 Desember 2022 di Jakarta menjadi agenda penting organisasi. Karena selain memilih ketua umum, Munas HIPKA III juga akan membahas isu-isu strategis pembangunan ekonomi nasional pasca pandemic Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Munas HIPKA III Ahmad Muntaha usai melakukan audiens dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Senin (21/11/2022). Audiens tersebut dihadiri Tubagus Farich (ketua umum), Subabdryo (wakil ketua umum), Muntaha (wakil sekjen), Nurhadi Anton (bendahara umum), Ahmad Sari Alam (wakil bendahara), Anang Rahmat (bendahara panitia), Atok Ismail (ketua departemen) dan Rahman Alba (pengurus harian BPP).

Dalam audiens tersebut Menteri Sandiaga berjanji untuk menghadiri Munas KAHMI dan berharap para pengusaha KAHMI dapat bersinergi membangun perekonomian nasional terutama sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Sinergi antara pemerintah dengan HIPKA tentu akan menghasilkan SDM-SDM yang berkualitas yang sangat dibutuhkan untuk membangun negeri ini,” kata Sandiaga.

Mengambil tema “Transformasi Bisnis Mempercepat Kebangkitan Ekonomi Nasional” Munas HIPKA III diharapkan dapat menghasilkan keputusan-keputusan penting sekaligus rekomendasi bagi pemerintah terkait kebijakan pembangunan ekonomi termasuk pariwisata dan sektor kreatif.

Lebih lanjut Muntaha mengatakan Munas HIPKA III terdiri atas 3 agenda pokok yakni Persidangan Pleno dan Komisi Munas, Forum Bisnis serta Pameran dan Konsultasi Bisnis.

“Menariknya dalam Forum Bisnis ini nanti terdiri atas beberapa bidang mulai dari bidang kesehatan, bidang keuangan, bidang UMKM dan bidang energi & pangan,” kata Muntaha.

Beberapa narasumber yang sangat berkompeten dalam bidang akan hadir dalam forum bisnis tersebut seperti Ketua Umum GP Farmasi Tirto Koesnadi, Direktur Utama PT Kimia Farma David Utama, CEO RS Permata dr Alfiben, Komisaris Bio Farma Tanri Abeng, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Direktur Utama BSI Harry Gunardi, Direktur Bank Muamalat Achmad Permana dan lainnya.

Pada hari kedua, sejumlah menteri juga direncanakan hadir sebagai narasumber seperti Menteri BMUN Erick Tohir, Menteri Investasi Bahlil Lahadida, Menkop UMKM Teten Masduki, Menteri Perdagangan Zulkifli hasan dan lainnya.

Munas HIPKA jelas Muntaha, adalah momen penting bagi pengusaha yang bergabung dalam organisasi HIPKA. Selain mengevaluasi kegiatan yang sudah dijalankan oleh pengurus lama juga membedah kembali strategi organisasi ke depan dengan hadirnya regenerasi kepengurusan.

Di samping itu yang lebih penting adalah Munas menjadi ajang temu bisnis para pelaku usaha HIPKA yang sudah terbentuk di seluruh wilayah Indonesia. Kehadirannya akan sangat penting untuk memberikan kontribusi bagi bangkitnya ekonomi pasca pandemi. Bagi pelaku usaha yang tentu terpengaruh oleh pandemi selama dua tahun ini tentu perlu didorong untuk melakukan perubahan- perubahan arah dan strategi bisnis yang tepat bagi perusahaan untuk bangkit dan beradaptasi dengan era baru atau dengan kata lain melakukan suatu aksi korporasi yakni Transformasi Bisnis usahanya supaya semakin baik kinerjanya ke depan.

“Suasana bisnis yang hampir menjadi krisis baru, terlebih bidang pangan dan energi serta bidang lainnya terkait mikro ekonomi di Indonesia, maka beberapa usaha mengalami penurunan dalam revenue-nya,” tandas Muntaha yang merupakan satu dari 7 kandidat Ketua Umum HIPKA.

Kendati demikian lanjut Muntaha, saat ini muncul berbagai peluang dan harapan dengan adanya sektor-sektor bisnis yang justru membaik seperti sektor medis dan kesehatan, perdagangan online atau e-commerce serta fast moving consumer goods (FMGC) seperti obat-obatan, barang elektronik, makanan dan minuman kemasan dan supply pangan. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *