oleh

BPJS Kesehatan Jakbar Gelar Rapat Koordinasi dengan Kotamadya Jakarta Barat

POSKOTA.CO-Forum komunikasi antar BPJS Kesehatan Jakarta Barat dengan sejumlah badan terkait terus bergulir demi peningkatan mutu layanan peserta, sebab peningkatan mutu layanan akan berrpengaruh besar dalam experience peserta dalam kepesertaannya pada Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Di sisi lain juga guna memberikan manfaat lebih kepada para peserta. Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Tingkat Kota Administrasi Jakarta Barat Tahun 2022 yang diadakan BPJS Kesehatan Jakarta Barat kali ini diselenggarakan di Kantor Walikota Kota Administrasi Jakarta Barat pada Jumat (16/09).

“Forum komunikasi yang telah menjadi kegiatan rutin tiap enam bulan sekali ini juga diadakan sekaligus beriringan dengan forum kemitraan. Kami akan selalu menyampaikan informasi – informasi terkini terkait pembaharuan dari Program JKN, khususnya di wilayah Jakarta Barat. Dalam cakupan wilayah Jakarta barat sendiri telah mencapai cakupan hingga 99,8% penduduk yang telah tercakupi dalam kepesertaan JKN. Kemajuan ini juga terlihat cukup pesat terhitung sejak adanya kebijakan pemerintah terkait Penerima Bantuan Iuran (PBI),” jelas Kepala BPJS Kesehatan Jakarta Barat, Fitria Nurlaila Pulukadang yang memaparkan presentasi pada forum.

Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Cabang BPJS Kesehatan Jakarta Barat yang didampingi oleh sejumlah Duta BPJS Kesehatan Jakarta Barat, dihadiri oleh Wakil Walikota Kota Administrasi Jakarta Barat, Kepala Suku dinas terkait, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Direktur sebagai perwakilan dari beberapa rumah sakit, serta perwakilan lainnya yang turut hadir dalam undangan.

“Nah, adanya rapat koordinasi ini juga untuk kita semua agar dapat lebih saling kenal dekat dengan sejumlah perwakilan dari rumah sakit. Kita saling dengar kendala yang dialami, kemudian melalui ini kita sharing. Apalagi terkait Program Rencana Pembayaran Bertahap (Rehab) ini, perlu sekali kita sosialisasikan lebih lagi dan pahami bersama sehingga para peserta juga dapat lebih memahami terkait persyaratan, opsi pembayaran, dan sebagainya,” tutur Wakil Walikota Kota Administrasi Jakarta Barat, Irwandi.

Rehab sebaga program yang diinisiasikan oleh BPJS Kesehatan ini yang menjadi salah satu poin penting pada forum kali ini menjadi solusi penyelesaian tunggakan para peserta mandiri. Fitria juga memberikan masukan kepada Irwandi agar sisa penduduk sebanyak 5.555 jiwa yang belum tercakupi kepesertaan JKN dan belum memiliki jaminan Kesehatan sama sekali ini agar didaftarkan dalam kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).

Masukan lainnya adalah dapat dimanfaatkan bagi para peserta dari Badan Usaha yang terkena dampak PHK, sehingga bisa dialihkan menjadi kepesertaan PBI Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Fitria mengajukan usulan agar cakupan kepesertaan JKN terutama di wilayah Jakarta Barat dapat dengan cepat mencapai 100%.

Irwandi menambahkan, “FKTP juga perlu diberikan sosialisasi secara berkala. Selain itu, terkait PBI ini menjadi perhatian kita semua juga, karena Badan Usaha memiliki kewajiban untuk mendaftarkan pegawainya dalam kepesertaan JKN. Selain itu, adanya transformasi digital ini terkait fitur layanan dan sebagainya menjadi harapan agar Kami mendapatkan umpan balik positif dari masyarakat. Kami juga terus berupaya utnuk promotif preventif.

Saya berpesan juga agar pola pikir kita harus tetap sehat untuk mencegah segala penyakit, karena lebih baik dari pada mengobati. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *