oleh

Anti Gratifikasi Terus Dihimbau kepada Mitra Kerja BPJS Kesehatan Jakarta Barat

POSKOTA.CO-Tidak henti-hentinya BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Barat menghimbau sejumlah mitra kerja agar tidak menerima maupun memberikan sejumlah barang dalam bentuk apapun guna menghindari gratifikasi. Hal ini sering kali disampaikan oleh Duta BPJS Kesehatan melalui sosialisasi kepada para mitra kerja BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Barat.

“Gratifikasi itu merupakan sebuah pemberian dalam arti luas. Dapat berupa uang tunai, voucher, tiket wisata, tawaran liburan, dan lainnya, dari pemberian kecil hingga pemberian yang bernilai cukup besar. Hal ini terus kami pertegas kepada seluruh mitra kerja kalau BPJS Kesehatan akan selalu melakukan pengendalian gratifikasi melalui sejumlah media pelaporan,” ujar Kepala Bidang SDM, Umum, dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Barat, Darah Rahimza, Jum’at (21/10/2022).

Tidak sedikit mitra kerja, baik dari badan usaha, vendor, fasilitas kesehatan, hingga kedinasan berupaya untuk menjalin relasi agar lebih erat dengan menyampaikan sejumlah pemberian. Sebagaimana gratifikasi biasanya merupakan sebuah pemberian sebagai tanda terima kasih dan sah, dan telah menjadi sebuah kebiasaan atau sebuah perilaku di bawah sadar. Sering kali berkaitan dengan sebuah jabatan yang memungkinkan terjadinya benturan kepentingan. Hal ini tentu langsung ditindak tegas oleh seluruh Duta BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Barat.

“Saya mewakilkan ucapan terima kasih atas nama BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Barat kepada sejumlah badan usaha yang hadir atas kerja sama yang telah berjalan baik sejauh ini. Kami turut menghimbau kepada setiap pelapor gratifikasi ini nantinya tidak perlu khawatir karena identitas para pelapor akan kami lindungi,” tambah Darah.

Adapun media pelaporan kepada Tim Pengelola Pengaduan Pelanggaran, diantaranya adalah melalui komunikasi secara tatap muka, melalui email di wbs@bpjs-kesehatan.go.id, telepon di (021) 4212938-41 ext. 7413, melalui nomor handphone 081180102424 untuk dapat melalui whatsapp ataupun telegram, ataupun melalui aplikasi Sistem Informasi Aduan Pelanggaran (SIAP) yang terintegrasi pada website BPJS Kesehatan. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *