oleh

Ketua Satgas Covid-19 Kulon Progo Sebaiknya Melakukan Edukasi Bukan cuma Imbauan lewat Spanduk

-Daerah-41 views

POSKOTA.CO – Daerah Kulon Progo Jogjakarta, termasuk daerah tingkat penularan covid-19 rendah dibanding daerah lain, keberhasilan aparat menekan virus yang mendunia itu, karena kepedulian TNI-Polri tak henti-hentinya memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Kesadaran masyarakat untuk selalu mengenakan masker dan cuci tangan, terus didengungkan. Disiplin merupakan kunci pencegahan penularan. Tapi sayang upaya gigih itu tak dibarengi dengan tampilnya ketua gugus tugas covid-19 memberi dorongan moril pada anggota di lapangan. “Beliau cuma menghimbau lewat spanduk itupun gambarnya tak pakai masker,” kata seorang warga Kulon Progo, Kamis(1/10/20)

Meski sebagai presiden, ketika menghimbau warga harus bermasker Jokowi dalam fotonya juga mengenakan masker. Berbeda dengan Ketua Gugus Tugas covid-19 Kulon Progo,Fajar Gegana, bukan memakai masker justru memakai kacamata hitam.

Spanduk orang nomordua di wilayah Kulon Progo tersebut bikin netizen melongo. “Ini pejabat mau jual tampang apa mau tegakkan protokol kesehatan,” ungkap seorang warga yang melintas di jalan, Rabu(30/9/20).

Sebagai ketua gugus tugas, Fajar terlihat tak paham apalagi mengerti akan tugasnya. Bahkan, terkesan tak mau menerima alias ngeyel jika menerima masukan dari mitra maupun rekan sejawatnya.

Disisi lain, petugas TNI-Polri tak henti-hentinya melakukan penceghan penularan covid-19 justru wakil bupati menonjolkan kacamata hitamnya. Sebaiknya spanduk yang bertebaran itu dibersihkan dan ketua satgas covid Kulon Progo lebih banyak melakukan edukasi ke lapangan.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Doni Monardo dalam himbaunnya mengatakan bahwa dalam penanganan COVID-19 perlu memberikan edukasi pada masyarakat langsung akan penerapan protokol kesehatan dengan mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan.

Ketua DPRD Kulon Progo, Eni, yang dimintai pendapat soal foto Fajar Gegana tampil tanpa masker mengakui kalau itu foto usai pelantikan. “Iya saya baru ingat itu foto pelantikan,” ujarnya sambil berpesan apabila ada informasi lain untuk disampaikan agar bisa diperbaiki.

Sementara itu, anggota DPRD yang lain Ny. Akhid ketika dikonfirmasi tak mau berkomentar hanya memberi gambar emoji kedua tapak tangan menyatu. (bud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *