oleh

Karutan Kelas IIB Jepara Terima Kunjungan Wartawan Online

POSKOTA.CO – Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas IIB Jepara Dr Triadi Rd, AMd.IP, SH, MSi menerima kunjungan koordinator wartawan media ini di kantornya, Sabtu (20/3/2021), dalam rangka konfirmasi program kerja Karutan di ‘Bumi Kartini’ Jepara.

Didampingi Kepala Pengamanan Rutan Agus Susanto SH, Karutan Triadi memberikan informasi seputar program kerja Rutan IIB Jepara yang sudah terealisasi di antaranya, pelayanan WBK (Wilayah Bebas Korupsi).

“Kita sudah melakukan program kerja yang sudah terealisasi mulai dari WBK yang berarti Rutan Jepara anti pungli bahkan anti dari segala bentuk yang mengarah korupsi,” ujar pria kelahiran Pangandaran Jawa Barat tahun 1982 itu.

Pria berputra tiga ini menyebutkan, dari fasilitas di Rutan Jepara sudah terbangun fasilitas untuk pengunjung bagi ibu-ibu yang menyusui, ditambah lagi tempat bagi pengunjung golongan difabel dan manula (manusia lanjut usia).

“Serta disediakan tempat untuk pengunjung via online. Artinya, pengunjung boleh berkomunikasi dengan warga binaan secara online selama masa pandemi Covid-19,” tandas mantan Kepala Rutan Solo pada 2013 ini.

Masih didampingi Agus susanto, Triadi mengatakan, sebagai Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, pada awal Januari hingga bulan Maret 2021 ini saja sebagai karutan harus pindah lagi menduduki jabatan baru yang dipromosikan sebagai kepala Bagian Rumah Tangga dan Pimpinan di Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP RI).

Saat ditanyakan terkait peredaran narkoba di dalam rutan, Triadi mantan kepala Pengamanan KPLP Garut tahun 2015 ini menegaskan, Rutan Jepara telah mengadakan razia sepekan dua kali, itu saja bisa dilakukan dengan inspeksi mendadak (sidak).

“Kegiatan tersebut sebagai bentuk pemberantasan peredaran narkoba di dalam rutan. Pihak rutan juga menjalin kerja sama dengan Polres dan Kodim Jepara dalam melakukan koordinasi penegakan hukum,” terang pria yang punya motto “Kerja Serius tapi Santai, Awali Kerja dengan Doa, Bekerja dengan Ikhlas, mengakhir pembicaraan. (@ji)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *