oleh

Rusun Kampung Tangguh Jaya Apron Gelar Rapid Test Antigen dan Panen Lele

POSKOTA.CO – Rumah Susun Kampung Tangguh Jaya RW 010 Apron, Kebon Kosong, Kemayoran menggelar kegiatan rapid test antigen di halaman Sekretariat Posko Rusun Tangguh Jaya RW 010 Apron. Kegiatan inovatif dan kolaboratif ini bersama jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Kemayoran pada Jumat (22/1/2021).

Selain melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan rapid test antigen. Rusun Kampung Tangguh Jaya RW 010 Apron juga menggelar panen ikan lele sebanyak 6.000 ekor yang langsung dibagikan untuk dinikmati warga setempat.

Sekadar diketahui, pencanangan Rusun Kampung Tangguh Jaya RW 010 Apron, Kebon Kosong, Kemayoran meliputi ruangan isolasi mandiri, dua kolam budi daya ikan lele, hidroponik dan kuliner.

“Alhamdulillah, setelah dirapid test dan hasilnya negatif. Kemudian saya dapat ikan lele gratis. Lumayan buat tambahan makan malam nanti. Terima kasih Rusun Kampung Tangguh Jaya RW 010 Apron,” ucap salah satu warga Apron.

Sementara itu, Ketua RW 010 Rusun Apron Untung Subagyo mengatakan, kegiatan Rusun Kampung Tangguh Jaya RW 010 Apron meliputi kegiatan rapid test antigen.

“Ada 25 warga rusun yang menjalani test rapid antigen hasilnya seluruhnya negatif,” ungkap Untung kepada POSKOTA.CO, Jumat (22/1/1021).

Selanjutnya, kata Untung Subagyo, Rusun Kampung Tangguh Jaya RW 010 juga membagikan ikan lele sebanyak 3.000 ekor kepada warga secara gratis dari hasil panen budi daya ikan lele di kolam Rusun Kampung Tangguh Jaya.

“Ada 3.000 ekor ikan lele yang dibagikan kepada warga Apron,” kata Untung Subagyo sambil menambahkan, dengan pencanangan Rusun Kampung Tangguh Jaya RW 010 yang berslogan “Sehat, Aman, Sejahtera Bersama Kita Bisa Cegah Penyebaran Covid-19”.

Hadir dalam acara tersebut antara lain, Kapolsek Kemayoran Kompol Imam Irawan SIK beserta jajaran, Camat Kemayoran Asep Mulyaman, Wakil Camat Kemayoran Nur Alamsyah, Lurah Kebon Kosong, Satpol PP, pengurus RW 010 Apron dan para RT, kader PKK unit RS 010, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta sektoral terkait dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) 3M pada kegiatan ini. (*/van)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *