oleh

Petugas Gabungan Menteng dan Tanah Abang Tangkap Enam Pelanggar Buang Sampah

POSKOTA.CO – Sebanyak enam pembuangan sampah sembarangan dicokok petugas gabungan Kecamatan Tanah Abang dan Menteng saat menggelar Operasi Tangkap Tangan di kawasan MRT Dukuh Atas dan Terowongan Kendal.

Alasan para pelanggar saat terjaring petugas gabungan malah ngeles dan pura-pura nggak tahu.

Salah satu pelanggar saat terjaring petugas mengaku dia membuang sampah karena tidak tahu ada OTT [operasi tangkap tangan]. “Iya maaf pak saya tidak tahu kalau ada OTT,” ujarnya kepada petugas di lokasi.

Sementara itu, Operasional Lingkungan Hidup (LH) Kecamatan Menteng, Aripin menerangkan kegiatan OTT yang di gelar setiap hari di kawasan MRT Dukuh Atas dan Terowongan Kendal di mulai pada pukul 06.30 Wib pagi hingga pukul 22.00 Wib malam hari mengerahkan petuah gabungan terdiri dari LH, Satpol PP, Perhubungan dan lain-lain.

“Iya tadi ada 6 pelanggar yang terjaring berasal dari daerah Tangerang dan Citayem. Ada juga pelanggar yang di bawah umur belum punya KTP. Alasan mereka nggak tahu ada OTT,” ungkap Aripin sambil menambahkan ada 20 petugas LH gabungan antara Kecamatan Menteng dan Tenah Abang yang bertugas dua shift.

Untuk efek jera bagi para pelanggar yang membuang puntung rokok dan bekas makanan kata Aripin dikenakan sanksi hukuman sosial seperti membersihkan sampah di Fasilitas Umum (Fasum) dengan waktu yang ditentukan karena sifatnya masih simpatik dan sosialisasi.

Kasatpol PP Kecamatan Tanah Abang, Budi Salamun alias.Bucal menambahkan, ada 10 Satpol PP Kecamatan Tanah Abang yang membantu kegiatan OTT bersama pihak MRT. “Satpol PP juga woro-woro di kawasan MRT Dukuh Atas dan Terowongan Kendal dengan pengeras alat suara toa untuk mengedukasi para pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan.

“Ada 10 Satpol PP Kecamatan Tanah Abang yang membantu kegiatan OTT. Untuk mengingatkan para pengunjung kami juga lakukan edukasi sambil teriak-teriak dengan alat pengeras suara toa,” ujar Bucal seraya menambahkan, kegiatan ini juga dihadiri dn dimonitor langsung Kasatpol PP Jakarta Pusat Purba dan Camat Tanah Abang Dicky Suherlan. (van/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *