POSKOTA.CO – Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan, pihaknya membentuk empat tim untuk penanganan terbakarnya Lapas Kelas 1 Tangerang.
Dia menjelaskan, tim pertama dibentuk untuk mengidentifikasi para korban yang tewas akibat terbakarnya lapas tersebut.
“Tim satu, tim identifikasi bekerja sama dengan INAFIS,” ujarnya dalam jumpa pers di Lapas Kelas 1 Tangerang, Rabu (8/9/2021).
Seperti diketahui, ada 41 total korban meninggal yang merupakan narapidana.
Yasonna melanjutkan, tim kedua dibentuk untuk bekerja menangani pemulasaran jenazah para korban tersebut.
“Tim dua adalah pemulasaran, pemakaman, pengantaran jenazah. Tentu setelah tim satu bekerja,” katanya.
Lalu, kata dia, tim ketiga dibentuk untuk menangani pemulihan keluarga korban insiden kebakaran itu.
“Kami akan menemui keluarga tentunya menyampaikan rasa duka. Dan kami akan melakukan hal-hal yang diperlukan,” jelasnya.
Dia menambahkan, tim keempat dibentuk untuk melakukan koordinasi dengan seluruh stakeholder.
“Tim empat kordinasi dengan stakeholder. Ada Junedi mantan kadib, kakanwil. Jadi, beliau akan koordinasi dengan stakeholder Polri, Pemda, TNI. Dan segala dinas terkait,” paparnya.
Sebelumnya, insiden kebakaran itu terjadi sekitar pukul 01.45 Wib. Pemicu kebakaran sementara diduga karena korsleting listrik. (imam/sir)







Komentar