oleh

Menang Mudah Atas Su-wei, Osaka Melenggang ke Semifinal

POSKOTA.CO – Juara 2019 Naomi Osaka (Jepang) memenangkan pertandingan ke-12 berturut-turut di ajang Grand Slam dengan kemenangan straight set atas Hsieh Su-wei (Taiwan) 6-2, 6-2 guna melenggang ke semifinal Australia Terbuka 2021, Selasa (16/2/2021), di Rod Laver ArenaMelbourne Park, Australia.

Osaka yang menempati unggulan ketiga menjaga rekor sempurna, hanya kehilangan satu set mencapai empat besar di Australia Terbuka kali ini. “Hari ini sangat penting,” kata Osaka dilansir WTAtennis.com. “Dia lawan cukup sulit sehingga saya tidak begitu yakin apa yang akan terjadi. Jadi hanya memiliki sesuatu untuk mengatur diriku sendiri dan tidak terbawa oleh apa yang akan dia lakukan itu benar-benar penting,” sambung Osaka.

Osaka butuh dua kemenangan lagi untuk mengklaim gelar mayor keempat setelah kemenangan 66 menit atas Su-wei. Mantan petenis nomor satu dunia itu ingin melanjutkan periode sukses sebagai petenis ‘ratu’ di lapangan keras. Sebelumnya, ia telah memenangkan tiga dari lima acara Grand Slam terakhir yang diperebutkan di lapangan keras.

Osaka yang berusia 23 tahun telah mencapai tiga perempat final Grand Slam, dan pada setiap kesempatan itu ia memenangkan gelar, termasuk di Australia Terbuka 2019, serta di AS Terbuka 2018 dan 2020.

Ia meraih kemenangan ke-12 berturut-turut di turnamen Grand Slam tanpa dipatahkan pada hari itu, dan menembakkan 24 pemenang dan hanya 14 kesalahan sendiri dengan permainannya yang kuat. Itu adalah cerita yang jauh berbeda dari pertemuan mereka di Melbourne dua tahun lalu, di mana Osaka harus bertahan dari pertarungan tiga set melawan Su-wei selama perebutan gelar.

“Saya merasa setiap kali saya memainkannya, itu sangat menantang karena saya tidak pernah tahu persis apa yang akan dia lakukan dengan bola,”aku Osaka. “Saya pikir hari ini saya hanya benar-benar fokus pada rencana permainan saya. Saya pikir cukup jelas apa yang saya pikir harus saya lakukan. Bagi saya, saya juga merasa telah mengalami, seperti, bagaimana rasanya memainkannya dalam pertempuran yang sulit, bagaimana menghindari situasi itu,” imbuh Osaka.

Sedangkan Su-wei membuat debutnya di perempat final tunggal Grand Slam dalam penampilan undian utama ke-38, dan pada usia 35 adalah pemain tertua di Era Terbuka (sejak 1968) yang membuatnya sejauh ini di jurusan utama untuk pertama kalinya. Permainannya yang cerdik, lengkap dengan pukulan groundstroke dua tangan dari kedua sayap.

“Inilah yang terjadi di tenis,” tutur Su-wei setelah pertandingan. “Kadang-kadang Anda tidak mengambil peluang, Anda kehilangan poin, lalu mungkin Anda kalah dalam pertandingan. Inilah yang terjadi. Saya harap lain kali saya melakukannya dengan lebih baik,” sambungnya.

Empat dari lima pertemuan lawan Osaka, Su-wei mampu memaksa untuk berakhir dengan tiga set. Ia pun bermain dengan gagah berani menggagalkan dua match point pertama Osaka dengan skor 5-2, dan pada kenyataannya mencapai game point untuk memperpanjang pertemuan tersebut. Tapi servis yang kuat kembali memberi Osaka peluang ketiga dalam game itu untuk mengonversi setelah melakukan kesalahan panjang dari lawanya yang menampti peringkat satu dunia di nomor ganda.

“Saya merasa seperti hari ini saya mengatakan pada diri saya sendiri untuk menjadi sangat intens dari awal,” kata Osaka. “Saya bermain dengannya berkali-kali, saya merasa seperti saya tahu apa yang diharapkan dan bahwa saya tidak bisa malas dengan gerak kaki saya atau apa pun. Saya tidak ingin bermain tiga set hari ini,” lanjut Osaka.

Selanjutnya, di semifinal Osaka akan bertemu pemenangan pertandingan antara mantan nomer satu dunia yang juga pemegang 23 trophy Grand Slam Serena Williams (AS) melawan Simona Halep (Rumania). Rekor pertemuan Osaka melawan Serena 2-1, tapi 1-4 melawan Halep.

“Halep, aku tidak terlalu suka bermain dengannya. Dia seseorang yang sangat tangguh, seseorang yang selalu mendapatkan bola. Bagi saya, ini pasti pertarungan mental dan fisik,” tutur Osaka. “Tentu saja, hal yang sama berlaku untuk Serena. Dia adalah Serena, seseorang yang membuat saya merasa terintimidasi ketika saya melihatnya di sisi lain lapangan. Tapi, ya, saya merasa mereka memainkan pertandingan mereka malam ini akan sangat menyenangkan,” imbuhnya. (dk)

 34 total views

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *