oleh

Laga Pembuka Turki Kontra Italia, Misi Mengubur Kekecewaan

POSKOTA.CO – Italia menjadi satu di antara beberapa negara di Eropa yang dirundung kekecewaan oanjang dalam empat tahun terakhir. Kegagalan berlaga di Piala Dunia 2018 dan virus Covid-19 yang memakan banyak korban jiwa, jadi motivasi pasukan Roberto Mancini untuk menguburnya di ajang Piala Eropa 2020 saat melawan Turki pada laga pembuka Grup A di Stadion Olimpico, Roma, Sabtu (12/6/21), 02:00 WIB.

Sang kapten, Giorgio Chiellini yang menjadi bagian skuad tim berjuluk Si Langit Biru pada 2017 lalu bahkan mengaku masih belum bisa melupakan kekalahan dari Swedia di San Siro pada laga play off terakhir Piala Dunia 2018. Italia pun harus absen di Piala Dunia 2018. “Kekalahan dari Swedia di San Siro masih belum bisa kami lupakan. Sekarang kami datang dengan antusiasme yang tinggi. Kami sangat ingin bangkit dan mengubur kekecewaan itu,” kata Chiellini, dikutip Corriere dello Sport.

Giorgio Chiellini

Selain kegagalan berlaga di Piala Dunia 2018, Italia yang menjadi salah satu negara penyumbang korban jiwa terbanyak di Eropa selama pandemik Covid-19, juga memotivasi Chiellini dan kolega untuk memberikan kegembiraan bagi seluruh masyarakat negeri pizza tersebut. “Anda tidak akan percaya berapa banyak teman dan keluarga yang dibangkitkan oleh tim nasional dan kami sadar akan hal itu. dan tidak sabar untuk keluar dan mengalami emosi itu,” lanjutnya.

Namun untuk bisa memberikan hasil positif melawan Turki pada laga pembuka, bukan hal yang mudah bagi pasukan Mancini. Apalagi pelatih Turki, Senol Gunes sesumbar bisa mengalahkan Italia pada laga nanti. “Ini adalah pertandingan antara dua tim kuat dan saya yakin Turki bisa menang,” kata Gunes yang cukup percaya diri setelah mengaku sudah mengetahui kelebihan dan kekurangan Italia.

Selain itu, Gunes juga mengaku mendapat banyak informan mengenai Timnas Italia dari para pemainnya yang merumput di serie A. “Kami bukan tim favorit, tapi saya yakin kami akan terus belajar dari turnamen ini,” ungkap mantan pelatih Besiktas tersebut yang tidak memiliki Kendal untuk menurunkan kekuatan terbaik Turki pada laga nanti.

Sebaliknya, Italia harus kehilangan Lorenzo Pellegrini akibat cedera. Dalam dua pertemuan terakhir, kedua tim berbagi hasil imbang 1-1. Sementara itu pada laga lain Grup A, Wales melawan Swiss pada Sabtu (12/6/21), 20:00 WIB, dilanjutkan duel antara Denmark versus Finlandia di Grup B, tiga jam berselang. (ra/sir)

Turki v Italia
Sabtu (12/06/21), 02:00 WIB
Stadion Olimpico

PERTEMUAN TERAKHIR:
16/11/06, Italia v Turki 1-1
20/11/02, Italia v Turki 1-1
11/06/00, Turki v Italia 1-2
21/12/94, Italia v Turki 3-1

PREDIKSI LINE UP:
Turki (4-2-3-1): Cakır (g); Celik, Demiral, Soyuncu, Meras; Yokuslu, Tufan; Under, Calhanoglu, Karaman; Yilmaz.
Italia (4-3-3): Donnarumma (g); Florenzi, Bonucci, Bastoni, Spinazzola; Barella, Jorginho, Locatelli; Berardi, Immobile, Insigne.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *