oleh

Laga Italia Vs Spanyol, Saat Gaya Permainan Jadi Kunci Kemenangan

POSKOTA.CO – Perbedaan mencolok terkait gaya permainan antara Timnas Italia dan Spanyol, bisa menjadi kunci kenangan saat kedua tim bentrok pada babak semi final Piala Eropa 2020 di Stadion Wembley, Rabu (7/7/21), 02:00 WIB. Tim yang mampu mempertahankan gaya permainan selama pertandingan, diprediksi bakal keluar menjadi pemenang.

Di bawah asuhan Roberto Mancini, Italia menjelma menjadi sebuah tim yang berbeda dari sebelumnya. Italia yang sebelumnya dikenal sebagai tim yang menerapkan gaya permainan dengan sistem pertahanan berlapis dan serangan balik mematikan, tidak lagi diperlihatkan gaya permainan itu di Piala Eropa kali ini. Pasukan Mancini justru kerap menampilkan gaya permainan menyerang dengan tempo yang cepat dan mematikan sejak awal pertandingan.

Hal itu membuat lawan mereka kerap mengalami kesulitan untuk menyerang, seperti yang dialami Turki (3-0), Swiss 3-0), dan Wales (1-0) di fase grup. Namun sibuk menyerang juga dapat menyebabkan lini pertahanan mereka terlupakan. Hal itu dialami pasukan Mancini saat menghadapi Austria (2-1) di babak 16 besar dan perempat final, kontra Belgia (2-1). Kelemahan inilah yang harus dibenahi Mancini jika tidak ingin kecolongan saat menghadapi Spanyol.

“Permainan kami berbeda dari sebelumnya, kami orang Italia dan kami tidak bisa menjadi orang Spanyol. Kami akan memainkan permainan kami sendiri, meski kami tahu masih ada beberapa kelemahan. Tapi kami akan memperbaiki hal itu dan berusaha mematikan permainan mereka. Ini akan sulit, bahkan jika Spanyol berbeda dari Belgia. Ini tidak akan menjadi jenis permainan yang sama dibandingkan sebelumnya,” kata Mancini dikutip laman resmi UEFA.

Spanyol sendiri punya gaya permainan yang berbeda dari sebelumnya. Spanyol yang sebelumnya dikenal memiliki gaya permainan menyerang khas ‘tiki taka’, kali ini tidak lagi menekankan hal itu di bawah asuhan Luis Enrique pada Piala Eropa kali ini. Tim berjuluk Matador itu justru kerap memperlihatkan gaya permainan lambat, tapi mematikan. Spanyol memang sempat tersendat di dua laga awal saat melawan Swedia (0-0) dan Polandia (1-1) di fase grup.

Namun Enrique mampu membuktikan gaya permainan lambat dan mematikan Spanyol saat membungkam Slovakia 5-0 dan Kroasia 5-3. Pun, gaya permainan ini juga masih memiliki kelemahan sehingga mereka harus ‘menguras tenaga’ untuk mendepak Swiss lewat adu penalti 3-1, usai 1-1 selama 120 menit laga di babak perempat final. Terkurasnya tenaga tim Matador di laga sebelumnya, kemungkinan bakal di maksimalkan Italia untuk memenangkan pertandingan pada laga nanti. (ra/sir)

 

Italia vs Spanyol
Rabu (7/7/21), 02:00 WIB
Stadion Wembley

PERTEMUAN TERAKHIR:
03/09/17, Spanyol v Italia 3-0
07/10/16, Italia v Spanyol 1-1
27/06/16, Italia v Spanyol 2-0
25/03/16, Italia v Spanyol 1-1

PRAKIRAAN LINE-UP:
Italia (4-3-3): Donnarumma (g); Di Lorenzo, Bonucci, Chiellini, Emerson; Barella, Jorginho, Verratti; Chiesa, Immobile, Insigne.
Spanyol (4-3-3): Simon (g); Azpilicueta, Laporte, Torres, Alba; Koke, Busquets, Pedri; Torres, Morata, Olmo.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *