oleh

KONI Kota Bogor Jaring Caketum Baru, Benninu Kandidat Kuat

POSKOTA.CO – Komite Olahraga Nasional (KONI) Kota Bogor akan menggelar pemilihan ketua umum baru. Persiapan dilakukan tim penjaringan dan penyaringan.

Tim penjaringan dan penyaringan calon ketua umum (caketum) KONI Kota Bogor ini diketuai oleh Yudi Wahyudin. Yudi dibantu dua anggota yakni, Mulia Aryateja dan Wawan.

Kepada wartawan, Jumat (22/10/2020), di Sekretariat KONI Kota Bogor di Jalan Pemuda Nomor 4, Yudi mengatakan, pembukaan pendaftaran calon ketua umum KONI Kota Bogor masa bakti 2020-2024 dibuka pada 26 Oktober 2020, dan akan ditutup pada 3 November 2020.

“Calon yang ingin mengikuti kontestasi untuk jabatan ketua umum KONI Kota Bogor, harus sendiri yang mengambil formulir dan mendaftar. Tidak bisa diwakilkan,” kata Yudi.

Tim penjaringan dan penyaringan calon ketua umum KONI Kota Bogor akan berada di sekretariat guna melayani calon ketua yang mendaftar. Saat dibuka, pihaknya akan bekerja selama delapan jam, guna menjamin setiap calon yang hendak mendaftar, terlayani dengan baik.

Menurut Yudi, panitia telah menetapkan kriteria bagi calon ketua umum KONI Kota Bogor yang hendak bertarung nanti. Kriteria itu yakni, pernah menjadi pengurus KONI atau pengurus cabang (pengcab), dan harus mendapat dukungan dari 10 pengcab atau cabang olahraga (cabor).

Sementra syarat utama bagi calon yakni, warga negara Indonesia yang memiliki KTP Kota Bogor, pendidikan minimal S1, pernah menjadi pengurus cabor, mampu bekerja sama dengan pihak luar serta memiliki tekad dalam peningkatan prestasi atlet Kota Bogor.

“Kalau calon yang mendaftar tidak memenuhi hal di atas, maka tim akan menggugurkan. Bahkan jika terjadi dukungan ganda misalnya, ada dari cabor A dukung dua calon yang maju, maka dukungan tersebut dinyatakan tidak memenuhi kriteria,” ujarnya.

Ia menegaskan, saat ini ada 45 pengcab di KONI Kota Bogor. Untuk itu panitia membuka ruang seluas-luasnya bagi semua insan olahraga yang memiliki kemampuan untuk mencalonkan diri menjadi ketua umum KONI demi kemajuan olahraga di Kota Bogor.

Panitia penyaringan dan penjaringan menegaskan, jika ada dua atau tiga calon yang memenuhi kriteria dan sarat administrasi, maka tata cara pemilihan akan dilakukan dengan voting terbuka.

“Dari pengurus KONI Kota Bogor demisioner satu suara. Lalu KONI Provinsi Jawa Barat satu suara ditambah 44 suara pengcab. Total ada 46 suara sah yang punya hak memilih,” tegas Yudi.

Yudi menambahkan, pengumuman nama calon yang lolos dilakukan pada 6 November 2020. Selanjutnya panitia akan menggelar pemilihan pada 8 November 2020. Calon yang terpilih, akan dilantik pada 9 November 2020.

Melihat peta kekuatan menuju pemilihan ketua KONI yang baru serta dukungan para ketua cabor yang ada, peluang Benninu Argoebie, ketua umum KONI Kota Bogor sekarang masih sangat kuat.

Bahkan diprediksi, pada saat acara nanti, Benninu akan terpilih secara aklamasi untuk kembali menakhodai KONI Kota Bogor empat tahun mendatang.

Prediksi ini didasarkan pada dukungan semua cabor yang bulat memberi dukungan bagi Benninu untuk kembali menakhodai KONI.

“Aklamsi ini bang. Terlalu kuat Kang Benninu,” kata salah satu ketua cabor saat berbincang dengan POSKOTA Online. (yopi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *