oleh

Kapolresta Barelang Ajak Media Batam-Kepri Tingkatkan Sinergisitas

POSKOTA CO– Untuk menciptakan Batam tetap aman dan kondusif, peran kebersamaan dan sinergisitas Awak Media bersama Polri perlu dijaga dan ditingkatkan.

” Batam kota industri dan pariwisata, tentu perlu pengamanan yang baik, sehingga investor dan wisatawan mau datang ke Batam. Peran Polri dan Media sangat dibutuhkan dalam menciptakan keamanan, ” kata Chandra Ibrahim Ketua PWI Kepri dalam acara Coffee Morning Silaturahmi Kapolresta Barelang bersama Awak Media Se-Kota Batam di Mapolresta Barelang, Sabtu (15/1)

Chandra Ibrahim menambahkan, ada 55 % penduduk Kepri tinggal di Batam. Maka Batam menjadi tolak ukur di Kepri. Begitu juga wartawannya, kebanyakan berada di Batam.

Berbeda dengan Ketua Ikatan Jurnalistik Televisi Indonesia Kepri Gusti Yennosa atau biasa disapa Oca memberikan masukan dan saran agar Kapolresta Barelang yang baru Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto mau merespon wartawan jika di konfirmasi.

“Pak Kapolres, saya berharap jika konfirmasi wartawan dapat direspon, agar berita tersaji sudah terkonfirmasi. Sebagai media televisi kami berharap Bapak Kapolresta mau meluangkan waktu untuk wawancara langsung, sebab media televisi butuh visual dari narasumber, ” harap Oca dalam kata sambutannya.

Pantauan Poskota Co-suasana keakraban terlihat dalam acara Silaturahmi Kapolresta Barelang Batam yang Baru, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto di Mapolresta Barelang, Sabtu (15/1). Ketua Organisasi wartawan, Pimpinan Redaksi bersama awak media cetak, televisi dan online berbaur menjadi satu dengan hangatnya secangkir kopi suguhan Humas Polresta Barelang.

Dalam kata sambutannya, Nugroho menjelaskan perjalanan karirnya dari mulai tamat dari Akademi Kepolisian di Tahun 2000.

“Rekan-rekan wartawan, semenjak tamat dari Akpol, saya banyak berdinas di Brimob. Kalau ada yang menyebut istilah Pujakusuma ( Putra Jawa Kelahiran Sumatera), maka saya adalah Putra Jawa Keluyuran di Sumatera, ” canda Nugroho disambut tawa oleh para Kapolsek dan Awak Media.

Nugroho bercerita bagaimana saat bertugas di wilayah Sumatera Utara, saat menjadi Dansat Brimob dan Kapolres di Binjai.

” Jika ada kejadian laka lantas dan penganiayaan di lingkungan wilayah kerja saya, warga tidak segan-segan menghubungi saya, begitu juga wartawan. Selama bertugas saya berhubungan baik dengan wartawan, ” terang Nugroho.

Nugroho melanjutkan, setiap persoalan waktu itu ( maksudnya bukan kasus menghilangkan nyawa-red) bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan selama yang bersangkutan antara korban dan pelaku mau berdamai.

“Untuk itu, saya sarankan juga ke wartawan mari kita bersinergi untuk amankan Batam. Jika ada hal tertentu sampaikan dulu kesaya, atau ke yang lainnya, agar tidak menjadi heboh dan hoax di masyarakat ” tutup Nugroho. [ferry/sir]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.