oleh

Jalan Mangga Besar Punya Kenangan Historis

POSKOTA.CO – Mengenang nama Jalan Mangga Besar dahulu dan sekarang. Menurut cerita, nama Jalan Mangga Besar ini diambil dari nama pohon produktif yaitu pohon mangga yang tumbuh subur dan berbuah banyak di jalan ini pada tahun 1960 silam.

Singkat cerita, di era pembangunan dari tahun ke tahun perkembangan zaman bahwa, Jalan Mangga Besar yang meliputi dua wilayah antara Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat dan Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat ini juga merupakan bioskop layar lebar dan Taman Hiburan Rakyat (THR) Lokasari yang dahulunya bernama Prinsen Park.

Sementara, sumber keterangan dari tokoh masyarakat masyarakat, H Suhardi Masdar, menceritakan, Jalan Mangga Besar merupakan kawasan wisata hiburan rakyat antara lain, ada Prinsen Park tempo dulu pada tahun 1960, kemudian berubah nama menjadi THR Lokasari, Jalan Mangga Besar, Jakarta Barat pada tahun 1990.

“Selain THR juga ada bioskop layar lebar yang ngetren di era itu yakni seperti Bioskop Sri Intan, Merpati, Mangga Besar dan juga Gedung Kesenian Miss Tjihjih. Sepertinya punya kenangan historis,” ungkap tokoh ini, Rabu (4/11/2020) malam.

Sementara itu, Dewan (Dekot) Jakarta Pusat Dede Sulaeman menambahkan, Jalan Mangga Besar dahulunya merupakan sebuah perkampungan pendatang dari golongan daerah suku ningrat Pulau Jawa.

Menurut Dede Sulaeman yang dipanggil akrab ‘Om Delman’ ini menerangkan, menurut cerita dari orang tua dahulu pada abad XVIII, banyak keturunan ningrat dari Pulau Jawa yang datang ke Batavia urusan bisnis dengan Pemerintah VOC. Mereka singgah dan tinggal di Jalan Mangga Besar.

“Ceritanya memang, nama Jalan Mangga Besar diambil dari nama pohon mangga yang besar dan berbuah banyak berada di tengah daerah tersebut,” kenangnya.

Camat Sawah Besar Prasetyo Kurniawan mengatakan, Jalan Mangga Besar saat ini meliputi dua wilayah antara Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat dan Taman Sari, Jakarta Barat.

“Selain nama pohon produktif yaitu pohon mangga yang diabadikan sebagai nama jalan di sini juga ada nama jalan memakai huruf abjad antara lain, Jalan A Raya hingga Jalan G Raya,” singkat Prasetyo Kurniawan. (van)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *