oleh

Islam Datang Membawa Ajaran Penuh Kasih Sayang

DALAM Islam, tidak ada ajaran yang isinya merusak. Tidak ada tuntunan untuk mengacau. Ajaran Islam hanya menyebarkan kasih sayang, menolong, dan menyantuni pihak yang lemah, perataan jalur kebahagiaan, senyum buat semua orang, dan berbagai ajaran kebaikan lain.

Jangankan mengacau atau merusak. Jangankan bikin ribut. Marah pun dilarang keras, dalam ajaran Islam, karena marah itu adalah merupakan akhlaq yang tidak terpuji.

Termasuk dalam perjuangan menegakkan dakwah Islam, dasarnya ialah keinginan berbagi kasih sayang untuk segenap manusia, bukan sekedar kepentingan umat Islam saja.

Itulah hakikat dari cita-cita ajaran Islam. Prinsipnya adalah kaffatan lin- nas dan rahmatan lil-a’lamiin. Kasih sayang yang bersumber dari ajaran mulia itu teruntuk siapa saja, kapan, dan dimana saja.

Oleh karena itu, setiap syari’at Islam harus ditandai adanya unsur kasih sayang. Setiap pelaksanaan ajaran Islam, orang lain mesti merasakan adanya percikan kasih sayang. Jika tidak, berarti ada yang keliru dalam pelaksanaannya.

Sungguh keliru jadinya, kalau istilah perjuangan Islam, dakwah, dan jihad selalu ditanggapi miring atau negatif.

Seolah-olah agama hanya identik dengan pengertian mengacau, membunuh, dan merusak. Itu sama sekali tidak benar. Ini pulalah tugas kita semua untuk meluruskan pemahaman yang keliru.

Untuk itu, umat Islam perlu mengukur daya dan batas kemampuan yang dimiliki. Mencegah timbulnya euforia sesaat yang justru hanya merugikan umat sendiri.

Di satu sisi, ada kesyukuran saat semua pihak turun tangan membantu menyiarkan kegiatan agama dimana-mana. Namun semangat tanpa ilmu yang benar tentu perlu dihindari bersama.

Seorang muslim mesti meyakini, jika agama Islam diperagakan dengan benar, maka semua pihak akan merasa beruntung karena kecipratan kasih sayangnya.

Termasuk pemerintah, juga niscaya tertolong dengan tegaknya dakwah amar ma’ruf nahi mungkar. Pemerintah akan terbantu mewujudkan keamanan, ketenangan, kedamaian dan ketertiban serta mengurangi kriminalitas di tengah masyarakat.

Tengok saja isi rumah tahanan. Bisa dipastikan isi tempat tersebut adalah orang-orang yang agama tidak terbina dengan baik dan benar serta tidak melaksanakan syari’at Islam.

Itulah ajaran Islam datang membawa ajaran penuh kasih sayang bahkan dunia ini juga merasakan kasih sayang yang tersebar merata dan menjadi hak setiap manusia.

Wallahu a’lam bish-shawab.

Aswan Nasution

Penulis Adalah Aktivis Al Jam’iyatul Washliyah Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *