oleh

Hasil Survei TBRC untuk Pilgub Sumut, Nikson Nababan Kalahkan Bobby Nasution dan Edy Rahmayadi

JAKARTA – Menanggapi unggulnya Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan sebagai bakal calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut) pilihan masyarakat Sumut di survei Timur Barat Research Center  (TBRC) menarik perhatian sejumlah pengamat politik.

Salah satunya disampaikan oleh pengamat dari  Universitas Sumatera Utara (USU) Warjio menilai bahwa sangat mengejutkan bahwa popularitas Nikson mengalahkan Boby Nasution. “Ini patut menjadi perhatian, karena  Nikson Nababan bisa mempengaruhi elektabilitas Bobby Nasution dan Eddy Rahmayadi di Sumut,” keterangan resmi  Warjio kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (29/6).

Naiknya Elektabilitas Nikson Nababan  dari Bobby Nasution dan Edy Rahmayadi di survey TBRC ini harus menjadi perhatian lawan, sambungnya, karena masyarakat Sumut ingin adanya perubahan. Warjio menyebutkan saat ini yang menjadi perhatian agar elektabilitas Nikson tetap tinggi harus ada dukungan parpol untuk memenangkan Pilgub Sumut 2024.

Menurut dia, peluang menang Nikson di Pilgub Sumut bisa saja terjadi dengan pengalaman sebagai Bupati Tapanuli Utara. “Peluang menang Nikson  di Pilgub Sumut bisa saja terjadi dengan pengalaman sebagai Bupati Tapanuli Utara dua periode yang dinilai berhasil dan memberikan kepercayaan  melalui program yang meningkatkan ekonomi masyarakat Sumut nantinya,”ujarnya.

Diketahui, bahwa masyarakat Sumut 60 persen penduduknya beragama Islam dan 40 persen adalah pemeluk Kristen dan agama lainnya. “Ini juga menjadi perhatian, karena akan menjadi rebutan bagi bakal calon yang maju di Pilgub Sumut untuk menarik suara pemilih,” tandasnya.

Direktur TBRC Johanes  Romeo menjelaskan tentang hasil survei bahwa prilaku pemilih di Sumut itu cenderung berbasis primodial, seperti saat Pilkada Sumut yang sebelum pasangan Djarot-Sihar Sitorus menang di kabupaten kabupaten yang mayoritas beragama Kristen dan sebaliknya Pasangan Edy Rahmayadi – Musa Rajekshah menang di kabupaten yang mayoritas beragama Islam. “Jadi apabila Pilgub ada tiga pasangan dengan komposisi Nikson Nababan, Edy Rahmayadi, dan Bobby Nasution, maka suara Islam akan terpecah dua antara Edy Rahmayadi dan Bobby Nasution, sedang suara Kristen akan solid ke Nikson Nababan,” bebernya.

Apalagi jika Nikson Nababan bisa berpasangan dengan wakilnya yang beragama Islam nantinya akan bisa menambah kekuatannya. “Survei Timur TBRC  dilakukan  pada 10-23 Juni  2024 di Provinsi Sumatera Utara  (Sumut) menggunakan metodologi multistage random sampling. Responden yang diwawancarai tatap muka sebanyak 1.880 orang  dengan margin of error survei 2,26 persen. “Metode pengumpulan data berupa kuesioner,” jelas  Yohanes Romeo.

Ia menambahkan berikut hasil lengkap survei TBRC  untuk calon Gubernur Sumut 2024. Dalam Top of Mind yaitu Nikson Nababan 26,8%, Bobby Nasution 25,3%,  Edy Rahmayadi 20,4%, Musa Rajekshah 8,9%, Dedi Iskandar Batubara 6,1%, dan jawaban tidak tahu/tidak jawab sebesar 12,5%

Adapun untuk tingkat keterpilihan nama calon gubernur dengan simulasi tiga nama dengan pertanyaan tertutup, Yohanes menjelaskan sebagai berikut: Nikson Nababan 32,2%, Bobby Nasution 28,4%,
<span;>Edy Rahmayadi 26,3%, dan responden tidak memilih  13,1%. “Itu hasil survei TBRC untuk Pilgub Sumut,” pungkasnya. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *