oleh

Banyak Info Pungli dari Warga, Kapolri Sidak ke Satpas SIM Daan Mogot

POSKOTA.CO – Banyaknya informasi dari masyarakat soal pungutan liar di Satpas SIM Polda Metro Jaya di Daan Mogot, Jakarta Barat, Rabu (26/10/2022) Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan inspeksi mendadak (sidak).

Dalam tayangan video yang disiarkan langsung Instagram @ListyoSigitPrabowo, tampak Kapolri dan jajaran memantau pelayanan masyarakat.

Kapolri terlihat menyapa langsung warga yang sedang mengurus proses pembuatan SIM dan melihat petugas dalam memberikan pelayanan kepada warga.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri untuk tidak menggelar operasi penindakan tilang pengendara secara manual. Hal itu berkaitan dengan menindaklanjuti adanya arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada jajaran Polri pada 14 Oktober 2022 lalu.

Instruksi larangan menggelar tilang secara manual tersebut dituangkan dalam surat telegram Nomor: ST/2264/X/HUM.3.4.5./2022, per tanggal 18 Oktober 2022, yang ditandatangani oleh Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi atas nama Kapolri.

DI BEKASI

Praktik calo SIM masih marak terjadi. Harganya pun bervariasi, mencapai ratusan ribu rupiah tergantung golongan SIM yang ingin dibuat. Kabarnya, pembuatan SIM melalui jalur belakang ini juga tumbuh subur di lingkungan Sapas Polres Metro Bekasi Kota.

Menurut Informasi yang dihimpun di lapangan untuk pembuatan SIM C ditarif harga sebesar Rp 550 Ribu Rupiah. Padahal untuk membuat SIM C Baru kisaran biaya sekiranya Rp. 150.000.- tidak termasuk formulir pendaftaran. Biaya Rp150.000 memiliki rincian biaya tes kesehatan sebesar Rp25.000; biaya tes psikologi Rp60.000; dan biaya asuransi kecelakaan diri pengemudi sebesar Rp50.000. setelah itu untuk biaya formulir sebesar Rp100.000, sehingga untuk membuat SIM C motor, merogoh uang sebesar Rp. 235.000/orang.

Diketahui seorang pemohon dengan inisial R yang ingin membuat SIM C sudah di nyatakan gagal namun karena ia membutuhkan SIM tersebut lalu oknum calo yang berada di pitu masuk Satpas Polres Metro Bekasi menawarkan jasa pembuatan SIM secara instan dan di jamin akan langsung jadi.

sesuai dengan instruksi Kapolri di laman Instagram nya yang mengatakan “”Saya minta tolong setop yang namanya pungli kalau ingin kepercayaan publik ini bisa kembali, kita harus prihatin dengan kondisi yang ada pada saat ini,” kata dia melalui Instagram akun @listyosigitprabowo saat memberikan pengarahan ke jajaran Polri.

Namun hal tersebut tidak membuat jajaran polri yang berada di bawah takut, nyatanya masih ada saja oknum-oknum nakal yang bermain di belakang untuk urusan pembuatan SIM.

Hingga berita ini di turunkan, belum ada konfirmasi lanjutan dari Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota AKBP Agung Pitoyo. (tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *