POSKOTA.CO-Hubungan Bupati, H Acep Purnama, SH MH dan Wakil Bupati (Wabup) Kuningan Jawa Barat, H M Ridho Suganda, SH MSi belakangan dikabarkan terganggu. Keadaan tersebut menjadi bahan perhatian serta sorotan publik dari berbagai kalangan.
Tidak terkecuali, tanggapan datang dari sejumlah kepala desa di wilayah itu. Salah satunya disuarakan Kepala Desa Cikandang Kecamatan Luragung, Suhardi.
“Dari informasi yang beredar dugaan kurang harmonisnya hubungan kedua pimpinan daerah tersebut berawal dari semakin jarangnya beliau hadir bareng dalam sebuah kegiatan.Padahal keduanya mendapat undangan yang sama,” kata Suhardi.
Menurut dia, semakin mengundang pertanyaan publik pada saat beberapa hari kebelakang ketika Wabup tidak menghadiri acara pelantikan dan mutasi ASN di pendopo.,”katanya.
Namun begitu, kata Dia sebaiknya hal tersebut tidak perlu dibesar-besarkan.
“Semoga Pak Bupati dan Pak Wabup bisa kembali duduk bersama sehingga keadaan menjadi pulih,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Pajawanlor Kecamatan Ciawigebang, Yaser Munawar, SAg menilai rencana Wabup Kuningan, H M Ridho Suganda, SH MSi akan menyerahkan fasilitas dinas, berupa rumah dan mobil dinas bukan sebuah masalah.
“Hal itu syah saja dan tentu Pak Wabup sendiri memiliki pertimbangan serta alasan,” paparnya.
Hanya lanjut Yaser, hal yang lebih penting digarisbawahi adalah bagaimana menghilangkan atau menyelesaikan miskomunikasi diantara keduanya.
Dia berharap, agar hal ini tidak berkembang lebih jauh dan terus mengundang asumsi masyarakat yang beragam, Bupati dan Wabup segera duduk bersama.
“Hubungan antara Bupati dan Wabup ini bisa dilihat seperti kakak dengan adik, jadi kembalilah harmonis,” pintanya.
Terpisah, Kepala Desa Jatimulya Kecamatan Cidahu, Ahmad Jayadi balik bertanya, apakah kejanggalan yang dirasakan Wabup sudah disampaikan kepada Bupati atau belum.
“Jika sudah sebaiknya terus dibangun komunikasi sehingga persoalan ini bisa jernih,”ucapnya. (Cep/fs)







Komentar