POSKOTA.CO – Sri Suyanti,63, warga Jalan Singosari Timur, Semarang Selatan, kehilangan uang Rp33 juta setelah ditelepon orang tak dikenal yang mengabarkan anaknya menabrak seseorang hingga tewas.
“Ada laki-laki yang menelepon, katanya saudaranya meninggal setelah ditabrak anak saya,” kata Sri ketika melapor ke Polrestabes Semarang, Kamis.
Menurut dia, si penelepon tersebut meminta Sri untuk mentransfer uang sebagai ganti rugi sekaligus tali asih bagi korban yang tewas tersebut.
Dalam telepon tersebut Sri diminta untuk menemui seseorang yang disebut pelaku sebagai tempat terjadinya kecelakaan.
Sri bertemu seseorang di sekitar Bank Mayapada Jalan Gayam Semarang yang menyerahkan sebuah nomor rekening. “Ada pria naik sepeda motor merah memberi nomor rekening,” katanya.
Korban kemudian mentransfer uang ke rekening tersebut sebanyak dua kali dengan jumlah Rp33 juta.
Selesai mentransfer, korban selanjutnya mencoba menelepon anaknya untuk mengetahui kejadian yang sebenarnya.
Korban kaget ternyata anaknya dalam kondisi baik-baik saja dan tidak terlibat dalam kecelakaan lalu lintas. Merasa tertipu, korban berusaha menelepon kembali orang tak dikenal yang menghubunginya namun tidak tersambung.
Korban yang sudah terlanjut kehilangan uang kemudian melapor kepada Polrestabes Semarang.







Komentar