POSKOTA.CO – Kesadaran masyarakat Kota Depok di 11 kecamatan dalam melaksanakan program Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) baik jilid I dan II hingga penambahan jumlah pasien Covid-19 masih tetap tinggi membuat Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 melayangkan surat ke Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil untuk memperpanjang PSBB jilid III selama 14 hari ke depan.
“Hasil rapat evaluasi kegiatan PSBB jilid I dan jilid II oleh Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 oleh unsur Forkopimda Kota Depok yang masih jauh dari harapan pengurangan jumlah kasus positif penyebaran Covid-19 ke masyarakat membuat Tim Gugus Tugas Kota Depok melayangkan surat ke Gubernur Jabar Ridwan Kamil untuk memperpanjang kembali kegiatan PSBB jilid III,” kata Wali Kota Depok Mohammad Idris didampingi Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Dadang Wihana, Senin (11/5/2020) petang.
“Dari hasil evaluasi pelaksanaan PSBB jilid I dan jilid II yang ternyata masih banyak masyarakat Depok terpapar Covid-19 diputuskan dan disepakti untuk memperpanjang PSBB ke jilid III mulai 13 Mei hingga 26 Mei 2020 atau 14 hari ke depan,” sambung Mohammad Idris.
Surat usulan penambahan waktu PSBB selama 14 hari sesuai Nomor 443/233/Huk/GT tertanggal 11 Mei 2020 ditandatangani Wali Kota Depok Mohammad Idris sore ini (Senin (11/5/2020)-red) sudah langsung dikirimkan Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Surat penambahan waktu perpanjangan PSBB untuk ketiga kalinya ini tidak hanya dilakukan Kota Depok, tapi juga di Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kota Bogor dan Kabupaten Bogor.
“Jadi bukan hanya Kota Depok, namun empat daerah lain di Bodebek juga mengajukan surat yang sama,” imbuhnya.
Senjumlah warga menilai tidak tegasnya Pemkot Depok dalam melaksanakan PSBB membuat masyarakat banyak yang seenaknya berkeliaran di luar rumah, terlebih saat jam buka puasa hampir sejumlah ruas jalan di lingkungan padat penduduk penuh dengan warga hilir mudik membeli makanan berbuka puasa.
“Ini kok bisa begini. Ada PSBB yang telah diputuskan ternyata ramai betul, sejumlah ruas jalan kayak pasar kaget setiap hari Minggu pagi,” ujar Ny Dewi, warga Rangkapan Jaya Baru sembari menambahkan, lihat saja Jalan Raya Keadilan, Jalan Raya Cagar Alam, Jalan Raya Jembatan Serong, Jalan Raya Sawangan, Jalan Raya Kartini I dan II penuh orang, dan membuat macet ruas jalan tanpa takut terkena penyakit Covid-19. (anton)







Komentar