POSKOTA.CO – Orator berteriak lantang di depan Kedubes India, seorang copet memanfaatkan kelengahan massa. Namun ketika tangan nakal itu merogoh ponsel ketahuan lalu diteriaki copet…copet. Pria yang mengenakan baju koko berwarna cokelat, kena hajar massa.
Itulah peristiwa di tengah massa aksi bela Islam India yang digelar di depan Kedutaan Besar (Kedubes) India, HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2020). “Jangan pukul, jangan pukul,” ujar salah satu aparat kepolisian sambil memiting lelaki itu.
Terduga pelaku pun diseret dari kerumunan massa menuju ke arah yang sepi. Di lokasi sepi massa, aparat kemudian menanyakan barang bukti yang dicuri. “Mana barang buktinya?,” kata aparat kepolisian.
Kemudian seseorang menunjukan sebuah ponsel yang merupakan barang bukti. Aparat pun langsung mempertanyakan siapa yang menjadi korban. “Saya korbannya,” kata seorang pria.
Di saat aparat kepolisian tengah menanyakan korban dan barang bukti, masih terlihat emosi massa yang tak terima aksi mereka disusupi pihak yang mengambil keuntungan. “Jangan malu-maluin demo luh,” kata seseorang sambil mengayunkan kakinya ke arah terduga pelaku.
Aparat pun kembali menenangkan massa. “Ini sudah saya amankan. Tolong hormati kami,” kata aparat kepolisian yang langsung membawa terduga pelaku ke tempat yang lebih aman dari kerumunan massa. (liputan6.com)







Komentar