oleh

Berharap Ditemukan Selamat, Sosialita Novita Emilda Prihatin Atas Hilangnya 5 Jurnalis di Perairan Gunung Anak Krakatau

JAKARTA – Kabar hilangnya lima jurnalis asal Jakarta saat menjalankan tugas jurnalistik di sekitar perairan Anak Gunung Krakatau mengundang keprihatinan dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari pengusaha Novita Emilda yang berharap kelima jurnalis tersebut segera ditemukan dalam kondisi selamat dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga.

Di tengah kesibukannya menjalankan bisnis, Novita tetap menyempatkan diri bersilaturahmi dan menyapa sejumlah rekan jurnalis hiburan dan lifestyle di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Novita mengaku turut bersedih mengetahui kabar mengenai lima jurnalis yang hingga kini masih dalam pencarian Tim SAR dan Basarnas.

Menurut Novita, kehilangan kontak dengan para jurnalis yang tengah menjalankan tugas tersebut bukan hanya menjadi perhatian rekan-rekan seprofesi, tetapi juga menjadi duka bagi keluarga yang masih menanti kepastian keberadaan mereka.

“Saya pertama kali mendengar kabar ini tentu sangat sedih dan prihatin. Apalagi kita mengenal lima wartawan tersebut. Yang paling berat tentu dirasakan oleh keluarga yang sampai saat ini masih menunggu dan berharap mereka segera ditemukan,” ujar Novita di Jakarta, Minggu (13/9).

Perempuan asal Padang itu berharap proses pencarian yang dikordinir Tim SAR dapat terus dilakukan secara maksimal dengan melibatkan kerja sama berbagai pihak. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memberikan dukungan moral serta doa bagi keselamatan kelima jurnalis tersebut.

“Harapan saya, upaya pencarian terus diperkuat dan semua pihak dapat bekerja sama agar kelima wartawan ini segera ditemukan. Kita semua tentu berharap mereka dalam kondisi selamat dan bisa kembali kepada keluarga masing-masing,” kata wanita pengusaha yang juga dikenal sebagai sosialita karena sering aktif dalam berbagai kegiatan sosial.

Novita juga mengingatkan bahwa dalam situasi bencana alam maupun kondisi yang memiliki risiko keselamatan, aspek keamanan harus menjadi perhatian utama. Menurutnya, keselamatan manusia merupakan hal yang jauh lebih penting dibandingkan kepentingan pekerjaan maupun aktivitas lainnya. “Dalam kondisi seperti ini, keselamatan adalah yang paling utama. Apa pun agenda atau pekerjaan yang sedang dijalankan, kesehatan dan keselamatan kita harus menjadi prioritas,” tuturnya.

Sebagai seorang ibu, Novita juga memahami keresahan keluarga yang tengah menunggu kabar orang-orang terkasih. Karena itu, ia mengajak keluarga dan seluruh pihak yang mengikuti perkembangan pencarian untuk tetap menjaga harapan.

“Kepada keluarga, kami mengajak jangan pernah putus harapan dan jangan berhenti berdoa. Kita sama-sama berharap ada kabar baik, semoga lima wartawan ini berada dalam kondisi baik di lokasi dan segera ditemukan sehingga dapat kembali berkumpul dengan keluarganya,” ucap Novita.

Bagi Novita, di tengah situasi yang penuh ketidakpastian, doa dan dukungan menjadi kekuatan penting. Ia pun berharap proses pencarian memberikan hasil terbaik dan membawa kabar yang menggembirakan bagi keluarga maupun rekan-rekan para jurnalis. “Semoga segera ada kabar baik. Semoga mereka ditemukan dalam keadaan selamat dan dapat kembali kepada keluarga serta orang-orang yang menunggu mereka,” pungkasnya. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *