JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir menyampaikan apresiasinya terhadap Chef De Mission (CdM) Asian Games Todotua Pasaribu menjelang keberangkatan para atlet yang akan bertanding di Aichi-Nagoya Jepang September-Oktober 2026 mendatang.
Hal itu ia sampaikan di agenda Tim Indonesia Day yang berlangsung di Lippo Mall Kemang Jakarta, pada Sabtu (29/8/2026) malam. “Tentu saya apresiasi terhadap Chef De Mission, Pak Todo seluruh pendanaan yang diberikan Kemenpora bisa terjamin dan KOI juga bisa memastikan para Cabor punya target-target,” jelasnya.
Ia juga berpesan untuk memastikan seluruh atlet dalam kondisi terbaik, serta memberi pelayanan maksimal selama atlet, pelatih dan ofisial selama berada di Jepang, mengingat sejumlah pertandingan sudah dimulai sebelum pembukaan Asian Games.
Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari. Kata dia, pemilihan Todotua Pasaribu menjadi Chef de Mission sudah sangat baik. “Persiapan yang dilakukan sudah sangat maksimal oleh CdM dan tim yang luar biasa. Tinggal 21 hari kami menunggu kejutan yang akan datang di Asian Games Aichi-Nagoya,” ucap Raja Sapta Oktohari, dalam keterangan yang diterima POSKOTAONLINE.COM, Minggu (30/8/2026).
Salah satu yang paling mendapatkan dampak kerja baik dari tim Chef de Mission adalah Cabor debutan Asian Games yaitu, Mix Martial Art. Pelatih MMA Agung Maulana mengatakan terima kasih yang sebesarnya untuk jajaran CdM karena dapat memberangkatkan tim MMA lebih cepat dari waktu yang sudah ditetapkan sebelumnya.
“Kami itu tanding 20 September, sebelumnya kami berangkat 19 September, jadi hampir tidak ada waktu istirahat. Tapi berkat jajaran CdM dan tim, kami bisa berangkat lebih cepat,” katanya.
Sementara itu Chef de Mission Todotua Pasaribu menguraikan terdapat beberapa cabang olahraga yang harus diberangkatkan terlebih dahulu dari waktu yang sudah ditentukan. Pasalnya, ada pertandingan yang sudah dimulai sebelum pembukaan. “Ya memang ada yang berangkat duluan karena pertandingan mereka juga jalan sebelum pembukaan,” ucapnya.
Sementara nantinya dalam keberangkatan, terdapat lima gelombang atlet yang akan menuju Aichi-Nagoya untuk bertanding dari Indonesia menuju Jepang. Seluruh kesiapan baik di Indonesia maupun di Jepang sudah dikoordinasikan sebaik mungkin. (*/dk)







Komentar