oleh

Fakultas Psikologi UI Digeruduk Massa Tolak LGBT

DEPOK – Ratusan massa dari organisasi massa seperti Gedor, Gerakan Rakyat Semesta (GRS), Gelombang dan Grass Root Kota Depok menggeruduk Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) mereka menuntut agar sanksi serius kepada mahasiswa yang terindikasi mendukung atau normalisasi LGBT.

Dalam aksi itu juga, para pendemo membentangkan berbagai spanduk dan baliho yang berisi penolakan terhadap aktivitas menjijikkan seperti homoseksual dan lesbian.

“Jangan sampai tradisi kaum Nabi Luth kembali hidup di Bumi Kota Depok, apalagi di tempat pendidikan ternama seperti di UI ini, memang mau kena adzab tuhan?,” kata Eman Sutriadi, Ketua Gedor dalam orasinya, Minggu (10/7).

Semua tahu LGBT tidak diperkenalkan karena merusak masa depan generasi muda dan pihaknya meminta seluruh mahasiswa yang melakukan ‘konten’ di media sosial harus diberikan sanksi tegas, katanya yang juga Pemerhati Pendidikan di Kota Depok.

Sementara itu, Ketua GRS, Anton Sujarwo juga menyuarakan tuntutan yang sama dengan meminta pihak UI tidak membela apalagi menutup mata terhadap mahasiswa yang diduga menormalisasi LGBT.

Sebagai lembaga pendidikan ternama katanya, postingan normalisasi oleh Fakultas Psikologi UI sudah mencederai dan menodai UI sebagai salah satu kampus terbaik di Indonesia.

Apakah pak dosen ikhlas anaknya jadi homo atau lesbi? Apakah iklas jika kena kutukan? Ayo bersikap, jangan diam saja. LGBT itu menjijikkan, penyakit, tidak ada obat dan penawar, apalagi toleransi,” pungkas Anton.

Sebelumnya diberitakan, Konten edukasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Universitas Indonesia (UI) dinilai mulai melegalkan perilaku menyimpang homoseksual.  (anton/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *