KUNINGAN – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Wilatra Desa Wilanagara, Luragung, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menyampaikan laporan tahunan dan penyampaian pertanggungjawaban (LPJ) tahun anggaran 2025. Kegiatan tersebut berlangsung dalam acara musyawarah desa (musdes) yang digelar BPD dengan difasilitasi pemerintah desa setempat, di aula Balai Desa Wilanagara, Rabu (28/1/2026).
Direktur Bumdes Wilatra, Agis dalam laporannya menyampaikan, beberapa hal penting dihadapan forum musdes.
“Kami (Bundes-red) telah merealisasikan modal dari dana desa sebesar Rp. 207.750.000,-untuk program ketahanan pangan yang diwujudkan melalui usaha peternakan ayam petelur,”terangnya.
Dia menjelaskan, modal sebesar itu, kemudian telah diserap pihaknya ke beberapa kegiatan penyangga unit usaha Bumdes Wilatra yang dikelolanya. Antara lain, berupa sewa lahan, pembuatan kandang ayam, serta pembelian ternak ayam petelur sebanyak 701 ekor. “Bumdes juga membangun aset lain, seperti instalasi listrik dan sarana fasilitas air,”ujar Agis.
Selain itu lanjutnya, biaya operasional pengurusan ternak ayam petelur juga dikeluarkan pihak Bumdes kepada dua orang petugas pelaksana. “Pembiayaan lainnya ada pembelian pakan olahan serta obat-obatan untuk perawatan kesehatan ayam,”sebutnya.
Ditambahkan Agis, sampai saat ini produksi telur yang dihasilkan sudah bisa menyentuh 35 kg dalam setiap harinya dan bisa dipasarkan habis melayani kebutuhan warga Desa Wilanagara.
Namun begitu, pihaknya mengungkapkan untuk tahun 2025 belum bisa memberikan laba keuntungan sebagai PADes kepada pemerintah desa, disebabkan ayam petelur baru mulai produksi pada akhir Desember 2025 kemarin.
“Tahun 2026 Insya Allah Bumdes Wilatra dapat memberikan income pendapatan asli desa (PADes) kepada pemerintah desa,”ucapnya optimis.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa Wilanagara, Asep Sudiana, S.Kom., mengemukakan, atas nama pemerintah desa menyampaikan ucapan terima kasih kepada pelaksana operasional bumdes (pengurus-red) yang telah menjalankan kepercayaan dari desa melaksanakan program ketahanan pangan hewani jenis ternak ayam petelur.
“Pemdes tentu mengapresiasi terhadap kinerja pengurus bumdes, juga seluruh komponen masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan usaha ini,”ucapnya.
Kades Asep berharap kedepan bumdes ini dapat semakin maju dan berkembang, sehingga bisa menjadi penyangga kekuatan ekonomi lokal untuk desa serta masyarakat Wilanagara.
Sementara itu, Ketua BPD Wilanagara, Abas bersyukur pihaknya sudah dapat menggelar musdes laporan tahunan dan penyampaian pertanggungjawaban bumdes dengan lancar.
“Terima kasih kepada pemerintah desa yang sudah memfasilitasi terselenggaranya musdes ini, sehingga kita dapat menginformasikan kegiatan bumdes secara terbuka dan transparan kepada masyarakat,”pungkasnya.
Pantauan di lokasi, acara tersebut dihadiri langsung Camat Luragung, Deni Komara, S.IP.,M.Si.didampingi Kasipem serta Kasi PM kecamatan, pendamping desa dan Babinsa serta Babinkamtibmas setempat. Tampak mengikuti juga, para ketua RT, RW, tokoh masyarakat, karang taruna, jajaran linmas, kader penggerak PKK serta pemuka agama.(Cep).







Komentar